Yuan China Membawa USDCNH Turun Karena Konflik Hong Kong Memanas, Pidato Trump Menjadi Fokus Utama Pasar

Perjalanan kesepakatan dagang AS-China tampak mendapatkan penghalang kembali yang membuat kesepakatan tersebut tidak kunjung terwujud. Baru-baru ini pemerintah AS menyampaikan kecaman atas perlakuan polisi Hong Kong terhadap demonstran warga sipil. Hal ini tentunya secara tidak langsung menyalahkan China karena Hong Kong sebagai salah satu negara di bawahnya.

Dengan kabar tersebut, Yuan China menyeret  pasangan USDCNH turun menjauh trendline resistance dalam skala bulanan. Saat sesi Asia berlangsung di hari Selasa ini (12/11) pasangan tersebut tampak sedang diperdagangkan di sekitar level harga 7,0028.

Sementara itu dari permasalahan lain, Presiden Trump tampak belum memberikan konfirmasi mengenai kabar penghapusan dan pelonggaran kenaikan tarif produk China. Hal tersebut akan memberikan ketidakpastian kepada pasar yang pada akhirnya menyebabkan perpindahan dana menuju ke aset safe haven.

Kisruh mengenai demonstran di Hong Kong dan masalah tarif menyebabkan kesepakatan dagang akan terancam kembali. Kondisi ini menyebabkan yield Treasury AS mengalami penurunan menuju ke 1,92 persen sehingga membuat Yuan China mampu tampil positif pada hari ini. Perdagangan saham Asia juga tampak negatif beberapa jam terakhir.

Sementara itu dari katalis lain Yuan China, pada akhir pekan kemarin China merilis data mengenai tingkat inflasi yang disampaikan dengan hasil campuran.  Karena hal tersebut, perdagangan di sekitar USDCNH tampak tertahan menunggu katalis utama lainnya seperti data mengenai produksi sektor industri dan juga penjualan eceran.

Yuan China mungkin agak sedikit terhibur setelah adanya pernyataan yang dovish dari bank sentral China. Dari sisi USD, Presiden Trump nanti malam saat sesi Amerika Utara dibuka akan menyampaikan pidato yang diperhatikan oleh semua pelaku pasar dan investor. Mungkin dari pidato itu akan mendapatkan arah kesepakatan dagang antara AS dengan China yang masih penuh ketidakpastian.

 

Baca Juga:   Ekonomi Tiongkok : Kota-Kota Kecil Menawarkan Harapan Pertumbuhan Di Tengah Perlambatan

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar