Yuan China Digital Menjadi Proyek Mata Uang Digital Yang Diidamkan Beijing

Penggunaan mata uang dalam bentuk digital baru-baru ini sedang mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan bank sentral China atau PBoC juga sedang mengerjakan proyek mata uang Yuan China digital. 

Dengan mata uang ini disinyalir negara-negara tidak akan bisa menerima dampak negatif dari pemberian sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat. Namun sayangnya pemerintah China masih merilis informasi minim sekali mengenai mata uang digital ini.

Beberapa ahli saat ini justru mulai menaruh kekhawatiran peluang kekuatan dari pemerintah China dengan kontrol Yuan China digital tersebut. Direktur Digital Currency Initiative dari Massachusetts Institute of Technology, Neha Narula menyampaikan simulasi dengan melibatkan beberapa orang seperti Larry Summers dan Ash Carter mantan Sekretaris Pertahanan AS.

Beberapa orang itu mensimulasikan bagaimana pertemuan Dewan Keamanan Nasional pemerintah AS saat merespon kondisi krisis keamanan. Salah satu kemungkinannya adalah Korea Utara yang terus melakukan pengembangan rudal. Dimana dalam proses pengembanagnnya menggunakan mata uang Yuan China digital. Sehingga bisa menghindari sistem perbankan dan sanksi yang diberikan AS.

Risiko Yuan China Digital

Sanksi pada sektor keuangan adalah jalan yang selama ini diandalkan oleh AS. Dan saat ini walaupun mata uang digital belum terjadi, namun harus ada yang mempertimbangkan bagaimana resikonya jika mata uang itu dikeluarkan oleh suatu negara guna mendapat permintaan pasar. Sehingga akan memberi pengaruh pada kemampuan pemerintah AS dalam memberlakukan sanksi ekonomi .

Rogoff pada harian The Guardian bahwa mata uang digital di bawah AS akan mudah dilacak alur perjalanannya. Sehingga jika ada pihak yang menggunakannya untuk transaksi pengembarangan nuklir, maka bisa segera dilacak dan ditangkap. Namun jika Yuan China digital di bawah kontrol China, maka pelacakan akan jauh lebih sulit. Walaupun penggunaanya bisa dilarang, tapi permintaan beberapa negara tidak bisa dihentikan.

 

Baca Juga:   Presiden Trump Kembali Kritik Pedas Fed Karena Dolar AS Melonjak Tinggi

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar