USDJPY Turun Setelah Optimisme Merugikan Dolar AS

Pasangan mata uang USDJPY hari ini dibuka dalam kondisi bearish saat sesi Asia di hari Kamis (9/7). Salah satu penyebab penurunan itu adalah diprediksi karena aliran risk on yang terus mendominasi. Mengambil sinyal positif yang terlihat di sekitar Wall Street. Dolar AS sangat menderita kerugian dengan aliran risk on. Walaupun kedua mata uang ini sebenarnya adalah aset safe haven. Pelemahan Dolar AS membawa pasangan turun menuju ke 107,30.

Sebelumnya mata uang Yen Jepang juga sempat mengalami pelemahan karena naiknya nada risiko. Dominasi risiko itu terjadi karena banyak investor yang sangat berharap ekonomi global segera bangkit dari perlambatan. Sementara itu kondisi pasar keuangan global juga tampak campuran sehingga menyebabkan para pelaku pasar mengambil keputusan lain.

Risk on pada Wall Street diduga terjadi karena diabaikannya kekhawatiran pandemi virus Corona. Karena penurunan sebelumnya juga disebabkan oleh kekhawatiran kenaikan kasus kedua virus Corona di banyak negara. Walaupun safe haven tapi Yen Jepang mengambil manfaat dari pelemahan Dolar AS dan membawa USDJPY hari ini turun.

Terbebani Kasus Di AS

Beberapa hari ini menjadi hari yang berat bagi AS setelah terus mencatatkan kasus harian yang sangat besar. Sampai saat ini jumlah keseluruhan kasus mencapai 3 juta di seluruh kawasan AS dengan catatan pertambahan harian sampai 60 ribu,

Optimisme yang mendorong USDJPY hari ini turun mungkin datang dari komentar Dr. Fauci mengenai vaksin. Dikatakan bahwa uji coba vaksin tahap ke tiga bisa dilakukan akhir bulan Juli ini. Sementara itu Fed Bostic mengatakan kenaikan kasus gelombang kedua telah menyebabkan harapan pemulihan pasca pembukaan kabur begitu saja. Tapi bagaimanapun juga lockdown sangat tidak diharapkan kembali dilakukan.

 

Baca Juga:   Analisa Forex GBPUSD, EURUSD, AUDUSD, USDJPY 28/07/2020

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar