USDJPY Konsolidasi Karena Kekhawatiran Virus Corona Menahan Penguatan Dolar AS

Perdagangan di hari Jumat ini (14/2) terlihat pasangan mata uang USDJPY tidak memiliki kejelasan arah pergerakan. Pasangan hanya mampu naik dan turun dalam ruang gerak yang sangat sempit sejak sesi Asia tadi pagi. USDJPY hari ini juga tampak mengalami kegagalan untuk melakukan pembalikan dari level paling rendah yang dibangun menjelang penutupan sesi sebelumnya.

Saat sesi Eropa berlangsung, USDJPY bergerak di sekitar level harga 110,00 yang merupakan hambatan utama. Sebelumnya adanya beberapa langkah optimis dari Asia membuat permintaan safe haven Yen Jepang mengalami penurunan besar. Pemerintah China kemungkinan akan melakukan suntikan likuiditas kembali untuk bisa membuat pasar global stabil kembali setelah terkena dampak negatif virus Corona.

Kombinasi Faktor Menahan USDJPY

Pasangan memiliki potensi untuk mendaki lebih tinggi karena posisi Dolar AS yang sedang pada puncak dalam bulanan. Namun mungkin USDJPY hari ini akan tertahan oleh kekhawatiran wabah virus Corona meskipun kekhawatiran tersebut sempat mereda. Selain itu penurunan pada imbal hasil obligasi Treasury AS juga menjadi penahan pasangan agar tidak melonjak lebih tinggi lagi.

Kabar mengenai wabah virus Corona terus menggerakkan sentimen risiko naik dan turun. Pada hari Rabu kemarin, jumlah pertambahan korban mengalami lonjakan pesat sampai 14.000 jiwa. Kabar itu membuat pedagang takut dan memindahkan dana ke aset safe haven. Namun hari Kamis, jumlah pertambahan korban mengalami perlambatan dan berdampak ke hidupnya sentimen risiko yang membuat Yen Jepang sepi peminat.

Para pedagang USDJPY hari ini lebih baik menunggu bagaimana sikap pasar selanjutnya. Para pedagang juga bisa menunggu rilis data utama dari AS mengenai penjualan eceran dan juga tingkat sentimen konsumen Michigan. Data-data itu akan menjadi penggerak pasangan selain dari kabar terbaru wabah virus Corona.

Baca Juga:   Bullard, Fed St Louis: Kesepakatan Akan Sulit Bagi AS dan China, Bahkan Semua Negara

 

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar