USDJPY Hari Ini Mengabaikan Keputusan BoJ, Menunggu Kejelasan Arah Risiko

Pasangan mata uang USDJPY hari ini tidak memberikan respon apapun atas keputusan pertemuan kebijakan moneter bank sentral Jepang. Pada pertemuan beberapa saat yang lalu, bank sentral memutuskan tidak melakukan perubahan kebijakan moneter.

Lebih rinci lagi, BoJ tetap mempertahankan target pada imbal hasil obligasi pemerintah Jepang dalam 10 tahun di level 0,00%. Selain itu tingkat keseimbangan kebijakan juga tetap berada di -0,10%. Semua hasil yang diputuskan oleh BoJ secara luas sama dengan apa yang diprediksi pasar global sebelumnya. Kemungkinan faktor itulah yang menyebabkan USDJPY hari ini tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Tapi meski tidak mengubah kebijakannya, BoJ memberikan komentar yang berisiko membawa Yen Jepang merosot. BoJ mengatakan bahwa kondisi ekonomi Jepang pada posisi yang sangat buruk. Ekonomi bisa tertekan sampai -4,7% pada hitungan tahun keuangan di 2020 ini. Sementara itu BoJ memprediksi inflasi konsumen inti akan merosot sampai -0,5% untuk tahun 2020.

Faktor Penggerak Kedepan

Masa depan Yen Jepang beberapa waktu kedepan tampaknya cenderung lebih mengarah ke bearish. USDJPY hari ini bisa melonjak mengingat risk on masih cukup mendominasi tipis pasar global. Kontrak berjangka S&P 500 mampu mencatatkan kenaikan sangat baik sampai 0,75%. Kenaikan itu hadir setelah meluas berita mengenai uji klinis vaksin Corona dari Moderna Inc AS dengan hasil positif.

Sepanjang pertengahan sesi Asia hari Rabu ini (15/7), pasangan USDJPY masih bertahan di 107,25. Sebelumnya pasangan juga sempat naik sampai menuju ke 107,31 setelah rilis keputusan kebijakan BoJ itu. Arah selanjutnya pasangan ini akan sangat ditentukan oleh arah sentimen risiko global. Mengingat masalh global masih bisa berpeluang membantu Yen Jepang untuk kembali mendominasi pasangan USDJPY. Masalah itu seperti kenaikan aksus virus Vorona dan konflik geopolitik global.

 

Baca Juga:   Dolar AS Kembali Mendominasi Pasar Saat Sesi Akhir Pekan Kemarin

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar