USDJPY Berusaha Pulih Lebih Tinggi Menjauh Dari Terendah Dua Pekan, Menunggu Data AS

Permintaan beli di sekitar pasangan mata uang USDJPY hari ini terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dengan adanya momentum bullish pada mata uang Dolar AS, maka pasangan akan semakin menjauh dari level paling rendah selama dua pekan terakhir.

Sebelumnya Yen Jepang sempat menguasai pasangan dan mematahkan usaha kenaikan Dolar AS menuju ke puncak dalam bulanan. Pada akhirnya penurunan itu terjadi cukup panjang didukung penghindaran risiko para pelaku pasar dan investor. Pada hari Kamis kemarin saja, pasangan telah mengalami penurunan dalam tiga sesi dagang berturut-turut.

Kekhawatiran Virus

Pelemahan yang terjadi pada USDJPY disebabkan oleh kekhawatiran para pedagang pada wabah virus Corona yang sudah menyerang China. Bahkan beberapa warga sudah dikabarkan tewas dan ada ratusan laporan kasus infeksi virus. Walaupun USD identik dengan safe haven, namun sayangnya masih akan tetap kalah dengan safe haven tradisional yaitu Yen Jepang. Sehingga masalah itu yang melatarbelakangi pasangan mundur lebih dalam lagi.

Pada akhirnya USDJPY hari ini mampu bertemu dengan support utama sebagai pijakan melonjak tepat di atas SMA 50 dalam hari. Posisi tersebut juga didukung oleh adanya faktor gabungan yang terjadi saat sesi Asia berlangsung tadi pagi. Sementara itu sampai saat ini dinamika selera risiko global masih terlihat belum banyak perubahan. Hal ini akan memberikan keuntungan bagi yield Treasury dan berdampak ke Dolar AS yang terus mendominasi.

Pasangan USDJPY hari ini akan lebih terfokus ke beberapa rilis data ekonomi dari AS setelah data ekonomi Jepang terlewati. Saat sesi dagang kawasan Amerika Utara, AS akan merilis data mengenai indeks manajer pembelian sektor manufaktur dan jasa flash. Data ini akan diperhatikan dengan cermat untuk bisa mendapatkan peluang perdagangan dalam jangka yang pendek.

 

Baca Juga:   Resiko Perang Mata Uang Karena Perang Dagang Yang Tidak Kunjung Selesai

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar