USDJPY Bergerak Dengan Berbagai Katalis Pasar

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY hari ini masih berada dalam bias kenaikan yang cukup kuat. Meskipun sebelumnya pasangan sempat mencapai 106,30 dan kemudian mundur tipis menuju ke 106,25. Ada beberapa katalis penggerak pasangan USDJPY sepanjang sesi Asia hari Kamis ini (10/9). Beberapa diantaranya adalah data pesanan mesin Jepang dan juga adanya pembaruan arah risiko global.

Katalis Sesi Asia

Yen Jepang memang sempat membawa USDJPY hari ini turun memangkas beberapa kenaikan sebelumnya. Salah satu faktor pendukungnya adalah rilis data ekonomi Jepang mengenai pesanan mesin dengan hasil melonjak ke 6,3%. Data ini lebih baik dari yang diprediksi sebelumnya yaitu berada di 1,9%. Kemudian pemerintah Jepang juga mengambil langkah pelonggaran kebijakan lockdown setelah pandemi mulai ada tanda-tanda mereda.

Dilansir dari Goldman Sachs, salah satu kandidat vaksin yaitu Pfizer juga bisa mendapat persetujuan paling cepat Oktober mendatang. Hal ini menambahkan beberapa optimisme di pasar keuangan dan membantu Dolar AS terus mendominasi pergerakan.

Sementara itu dari sisi lain, Uni Eropa mengungkapkan rasa tidak suka atas perubahan RUU Brexit yang dilakukan PM Boris. Kemudian hubungan AS dan China juga terus memanas setelah kedua pihak saling serang kebijakan-kebijakan yang menekan. Kondisi ini bisa menjaga Yen Jepang dalam pembelian karena risk off. Para investor USDJPY hari ini juga menunggu keputusan kebijakan moneter dari ECB nanti.

Selain kebijakan dari ECB, USDJPY juga akan terus fokus pada beberapa masalah global. Salah satunya adalah pembicaraan utama Brexit antara Uni Eropa dengan Inggris. Beberapa rilis data ekonomi hari ini juga akan menjadi perhatian. AS akan merilis data klaim tunjangan pengangguran awal. Data ini diharapkan akan turun ke 846K lebih rendah dari sebelumnya di 881K.

 

Baca Juga:   Bukan Hanya China, Ekonomi Jepang Juga Terancam Akibat Wabah Virus Corona

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar