USDIDR Tetap Menurun Walaupun Dolar AS Pulih Karena Risk Off

Rupiah hari ini menjadi mata uang yang berkinerja cukup baik menjelang pembukaan sesi Eropa hari Kamis (11/6). Karena pada dasarnya baru-baru ini Dolar AS mampu memulihkan diri dari penurunan tajam dan lebih unggul terhadap beberapa mata uang utama global lain seperti Poundsterling. Tapi pasar berkata lain karena USDIDR justru tetap mencatatkan penurunan 0,26% menuju ke nilai tukar 13,988.

Pergerakan Rupiah hari ini mungkin ketinggalan untuk memberikan respon atas pernyataan Gubernur BI yaitu Warjiyo. Dia mengatakan bahwa Rupiah memiliki peluang untuk mengalami penguatan karena berada di undervalued.

Selain itu nada positif juga datang dari The Eurasian News yang mengatakan AS dan Indonesia dalam kesepakatan lahan 4000 hektar yang berada di Jawa Tengah.Lahan itu akan digunakan untuk perusahaan asal AS yang berpindah dari lokasi sebelumnya di China.

Risk Off Diabaikan Rupiah

USDIDR tetap dalam mode penurunan walaupun Dolar AS sedang mengalami pemantulan dari level paling rendah dalam tiga bulan terakhir. Saat ini indeks Dxy sebagai pengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama bangkit 0,35% menuju ke 96,40. Nada risk off tampak melatarbelakangi pemulihan Dolar AS baru-baru ini.

Penghindaran risiko terus meningkat ketika negara di Asia terus melaporkan peningkatan kasus virus Corona. Dilansir dari Reuters, Indonesia sendiri melaporkan terjadi kenaikan paling besar dua hari tanpa jeda dan saat ini total keseluruhan berada di 34,316 kasus positif.

Tapi Rupiah hari ini tetap berkinerja positif walaupun nada risk off mendominasi. Tolak ukur sentimen risiko imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun juga tampak kembali mengalami penurunan karena risk off. Pergerakan pasangan USDIDR selanjutnya akan menunggu rilis data utama dari AS mengenai klaim pengangguran awal dan sentimen konsumen Michigan.

 

Baca Juga:   Setelah Memangkas Sebesar 50 Basis Poin, The Fed Diprediksi Akan Kembali Memangkas Suku Bunga Lebih Dalam

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar