USDCNH Turun Setelah Data China Optimis Mengalahkan Ekonomi AS

Pasangan mata uang USDCNH mengalami penurunan setelah mata uang Yuan China menguat. Pasangan turun menuju ke nilai tukar 6,990 atau mewakili penurunan sekitar 0,15% sepanjang sesi Asia hari Jumat ini (31/7). Salah satu faktor yang mendukung penguatan Yuan adalah data dalam negeri China mengenai IMP resmi yang naik untuk bulan Juli.

Dengan ini maka nada penjualan mata yang Yuan China mulai mereda dan sedikit mengabaikan kenaikan kasus virus Corona dan risk off. Selain itu Yuan China menguat hari ini juga mengambil kesempatan emas disaat Dolar AS turun lagi.

Data China Optimis

Data IMP sektor manufaktur NBS dari China naik menuju ke 51,1 lebih tinggi dari prediksi awal di 50,7 dan data sebelumnya yang berada di 50,9. Untuk data IMP non sektor manufaktur China juga melonjak sampai ke 54,2. Memang data itu jauh lebih rendah dari bulan sebelumnya tapi lebih tinggi dari apa yang diprediksi yaitu hanya di 51,2. Hal itu yang membantu Yuan China menguat sepanjang sesi Asia.

Data ekonomi China yang bangkit dari perlambatan sangat berlawanan dengan data ekonomi AS yang terus suram. Tadi malam AS juga telah merilis data mengenai produk domestik bruto Q2 2020 dengan hasil anjlok ke -32,9%. Hasil itu sebenarnya juga masih lebih baik dari apa yang diprediksi yaitu turun sampai -34,1%. Tentunya hal ini membebani mata uang Dolar AS yang sempat berusaha memulihkan diri.

Sampai saat ini indeks Dolar AS masih hancur di sekitar 92,65 atau mewakili penurunan sampai 0,31%. Oleh sebab itu pergerakan pasangan mata uang USDCNH mungkin akan terus fokus pada kondisi kedua negara yaitu AS dan China. Selain itu pembaruan hubungan kedua negara juga tidak lupa akan tetap diperhatikan.

 

Baca Juga:   Prediksi Keputusan Fed Dengan Berkaca pada Pertemuan FOMC September Lalu

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar