USDCNH Naik Karena Yuan China Gagal Menahan Dolar AS Memulihkan Diri Pasca Fed Tadi Malam

Pergerakan mata uang Yuan China hari ini tampaknya melemah ringan setelah Dolar AS berusaha pulih pasca Fed tadi malam. Saat sesi Asia hari Kamis ini (30/7) pasangan USDCNH mengalami kenaikan menuju ke nilai tukar 6,9975. Salah satu faktor yang mendukung Dolar AS pulih melawan Yuan adalah berita mengenai pandemi yang datang dari Amerika Serikat dan juga China. Selain itu berita kemajuan stimulus fiskal AS juga turut mendongkrak pasangan untuk naik.

Dilansir dari Reuters, kantor kesehatan China mengatakan ada lonjakan kasus di hari Kamis ini. Kenaikan kasus mencapai 105 kasus dibandingkan hari sebelumnya di 101 kasus. Lebih rinci lagi ada 96 kasus di barat Xinjiang, 5 di timur laut Liaoning, 1 di Beijing dan 3 kasus berasal dari luar negeri.

Dinamika Dolar AS

Mengenai berita ekonomi AS, kesepakatan klaim pengangguran bisa tercapai hari Jumat besok dimana pada saat itu stimulus sudah berakhir. Sementara itu pimpinan Senat AS, McConnell mengatakan membuka pintu terhadap paket bantuan yang berada di bawah $1,0 Triliun. Pasca berita tersebut Dolar AS mampu bangkit dan membuat Yuan China hari ini menderita kerugian.

Sebelumnya pasca pertemuan kebijakan moneter The Fed semalam, indeks Dolar AS mengalami pelemahan ekstrim sampai ke 93,17. Karena The Fed menahan kebijakan moneter dengan memberikan komentar yang dovish. Tekanan lain bagi Dolar AS adalah jumlah kasus yang terus meningkat dan paket fiskal yang tidak ada kemajuan sejak tadi malam.

Bersama Yuan China hari ini yang turun, saham berjangka juga mengalami pelemahan. Tolak ukur risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS dalam 10 tahun juga masih sangat lambat tidak ada pergerakan. Mungkin pergerakan USDCNH hari ini akan fokus pada rilis data PDB Q2 2020 dari AS.

 

Baca Juga:   USDJPY Meneruskan Konsolidasi Tadi Malam, Menunggu Arah Risiko Selanjutnya

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar