USDCAD Melonjak Memulihkan Diri Setelah Minyak Mentah Merosot Tajam

Pasangan mata uang USDCAD mengalami kenaikan moderat menuju ke level harga 1,3060. Dolar AS mampu menguat dan unggul di atas Loonie saat mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa hari Selasa (21/1). Penyebab utamanya kemungkinan adalah adanya penurunan pada minyak mentah global beberapa waktu terakhir. USDCAD menguat otomatis mampu menghapus penurunan yang terjadi di hari sebelumnya.

Masalah Timur Tengah

Memang sebelumnya Komandan Libya menyatakan penolakan damai yang diserukan oleh pemimpin global. Mungkin penyebabnya adalah langkah Jerman yang akan mendorong perdamaian meskipun Komandan Libya telah menolaknya. Kondisi politik Irak yang mulai mereda turut membuat minyak mentah melemah dan membawa USDCAD menguat beberapa waktu terakhir.

Awal pekan di hari Senin kemarin, minyak mentah telah mengalami kegagalan untuk memanfaatkan momentum penguatan. Penyerangan yang menyasar zona hijau yang berada di Baghdad dilaporkan tidak ada korban jiwa sehingga cenderung diabaikan oleh para pedagang minyak mentah.

Kemajuan Perdagangan AS-China

Sementara itu dilaporkan juga Menteri Perdagangan China memberikan sambutan baik terhadap produk AS yang masuk ke pasar dalam negeri China. Tapi sayangnya optimisme hubungan kedua negara tertantang setelah adanya komentar mengenai harapan China agar AS membuat fasilitas untuk impor dari China,

Momentum USDCAD menguat pada hari ini akan ditantang oleh beberapa agenda pada hari Rabu besok. Kanada akan merilis data mengenai inflasi dan juga akan ada pertemuan kebijakan moneter dari bank sentral Kanada. Sementara itu data penjualan produk manufaktur diharapkan akan naik ke 0,3 persen dari sebelumnya di -0,7 persen.

Data lainnya seperti indeks harga konsumen inti BoC diprediksi tidak akan mengalami perubahan dan tetap di 1,9 persen dalam tahunan dan -0,2 persen dalam bulanan. BoC juga diprediksi tidak akan melakukan perubahan kebijakan, namun komentar dari Gubernur BoC Stephen Poloz akan diperhatikan pedagang.

 

Baca Juga:   Ricuh Hong Kong Kian Mengilapkan Emas

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar