Trump Meminta Kepada Fed Agar Suku Bunga AS Negatif, Apa Saja Kelebihannya?

Pada beberapa kesempatan, Presiden Trump menyampaikan permintaannya kepada Fed untuk memangkas tingkat suku bunganya kembali. Bahkan Trump mendorong agar suku bunga AS bisa masuk ke kawasan negatif. Salah satu tujuannya adalah untuk bisa kembali membiayai utang luar negeri oleh pemerintah AS yang saat ini telah mencapai sekitar $22 Triliun. Selain itu hal tersebut juga akan memberikan perpanjangan jatuh tempo untuk pembayaran.

Dilansir dari Reuters bahwa permintaan Presiden Trump mengenai suku bunga AS yang negatif bukan merupakan pilihan dari para pejabat bank sentral AS. Pasalnya mereka perlu memikirkan kembali mengenai risiko yang bisa saja ditimbulkan dan juga bisa memancing resistensi dari bidang politik.

Tapi kebijakan suku bunga AS yang negatif bisa diterapkan pada beberapa negara yang mengalami kondisi khusus. Penerapan ini bisa dilakukan oleh Uni Eropa dan juga Jepang yang tingkat inflasinya sangat rendah sekali. Sehingga suku bunga negatif menjadi pilihan yang menarik bagi bank sentral agar nilai mata uang tidak melonjak diluar keinginan.

Alasan Kebijakan Suku Bunga Negatif

Peristiwa dimana Lehman Brothers mengalami keruntuhan pada 2008 lalu membuat negara-negara berusaha mengatasi krisis keuangan global. Banyak sekali bank-bank sentral global yang memangkas suku bunganya sampai dekat dengan level 0 persen. Bahkan 10 tahun kemudian suku bunga masih berada di tingkat yang cukup rendah. Penyebabnya adalah tingkat pertumbuhan ekonomi yang juga masih lemah.

Dengan pemberlakuan suku bunga yang negatif maka akan memaksa lembaga keuangan melakukan pembayaran bunga atas dana cadangan lebih yang berada di bank sentral. Langkah ini akan mampu mendorong lembaga keuangan agar bisa menaikkan permintaan pinjaman. Pasalnya bunga tersebut ibarat sebuah hukuman kepada lembaga keuangan karena telah melakukan penahanan terhadap yang tunai.

Baca Juga:   Indeks Dolar AS Melonjak Fokus Ke Data AS Dan Rapat ECB

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar