Top 6 Tips untuk Sukses Bisnis Forex Trading

Bukan rahasia lagi bahwa forex trading merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Bahkan ada yang mengatakan, keuntungan hingga jutaan rupiah dapat diperoleh dalam waktu singkat tanpa perlu kerja keras berpeluh keringat. Namun, risikonya juga sangat besar. Sebagian orang berhasil panen profit jutaan, tetapi sebagian orang lain malah merugi hingga jutaan. Apa yang membedakan mereka hingga sebagian sukses bisnis forex trading, sedangkan sebagian lainnya gagal? Mari simak beberapa tips berikut ini untuk meraih sukses dalam forex dan meminimalkan risikonya.

  • Pilih Broker Forex yang Memiliki Ijin Resmi

Salah pilih broker merupakan salah satu penyebab kegagalan utama para trader pemula. Anda pun bisa menjadi salah satu diantaranya apabila termakan bujuk rayu dan janji-janji manis dari penipu berkedok broker forex abal-abal. Ada satu cara mudah agar tidak terjebak: pastikan broker forex pilihan Anda telah memiliki ijin resmi. Jangan hanya percaya pada kata-katanya saja, melainkan crosscheck juga ke lembaga pemberi ijin terkait.

Baca Juga: 10 Broker Forex Terbaik dan Terpercaya untuk Trader Indonesia

Di Indonesia, ijin ini diterbitkan oleh BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi), sebuah lembaga pemerintah di bawah Menteri Perdagangan Republik Indonesia. Tak sulit untuk memeriksa apakah broker Anda benar-benar memiliki ijin atau tidak. Tengok saja daftar pialang berjangka di situs Bappebti http://bappebti.go.id, atau tanyakan langsung ke Gedung Bappebti Lt. 3-5, Jl. Kramat Raya No. 172, Jakarta 10430.

pilihan broker forex yang teregulasi bappebti

  • Pilih Jenis Akun Mini

Akun Mini adalah jenis akun trading yang menawarkan volume trading lebih kecil daripada Akun Standar, dan biasanya dapat dibuka dengan modal lebih rendah pula. Jenis Akun Mini cocok bagi trader pemula maupun trader berpengalaman, karena membuat Anda mampu mengatur risiko secara lebih berimbang.

Baca Juga:   Apa Itu Broker Forex

Perbedaan utamanya terletak dalam ukuran volume trading. Dalam akun Standar, Anda harus menggunakan volume trading minimal sebesar 1 lot penuh (setara 100,000 USD) per posisi trading. Anda bisa meraup keuntungan dengan cepat, tetapi juga akan mengalami kerugian lebih cepat pula jika prediksi meleseti. Sedangkan akun Mini memperbolehkan minimal volume trading lebih kecil, yaitu 0.1 lot (10,000 USD). Memang dibutuhkan waktu lebih lama untuk menghimpun profit dengan akun Mini, tetapi kerugian fatal dapat dihindari. Sesuai dengan peribahasa Jawa, “alon-alon waton kelakon (pelan-pelan tidak apa-apa, asalkan tercapai)”.

Dengan jumlah lot kecil, Anda dapat melakukan diversifikasi, atau membagi risiko ke dalam beberapa posisi. Jika Anda menggunakan akun Standar, maka risiko 1 lot ditumpuk dalam satu posisi trading saja (misalnya, buy EUR/USD). Ketika pergerakan harga berlawanan dengan prediksi, maka terjadilah kerugian total. Sedangkan jika Anda menggunakan akun Mini, maka 1 lot bisa dibagi ke beberapa pair. Contohnya 0.3 lot buy EUR/USD, 0.3 lot buy USD/JPY, dan 0.4 lot buy AUD/USD. Seandainya salah satu pair merugi, maka pair yang lain masih bisa profit.

pilih jenis akun trading forex

  • Susun Target dan Rencana Trading Anda

Setelah membuka akun Mini di broker yang tepat, langkah selanjutnya adalah menentukan target dan rencana trading Anda. Sesuaikan target secara proporsional dengan modal yang telah Anda siapkan. Bersikaplah realistis. Apabila Anda hanya punya modal Rp10 juta, maka lebih mungkin untuk mendapatkan keuntungan sebesar Rp5 juta daripada Rp50 juta dalam sebulan. Apalagi jika Anda masih dalam taraf belajar forex trading, maka kemungkinan untuk rugi itu sangat besar.

Dalam rangka meminimimalkan kemungkinan rugi, ada baiknya Anda berlatih trading akun demo dulu sebelum mulai trading riil di akun Mini. Selain berfungsi untuk meningkatkan keahlian Anda, akun demo juga bisa dimanfaatkan untuk membuat sistem dan rencana trading yang matang. Indikator apa saja yang akan digunakan, pair apa saja yang bisa di-trading-kan, jam trading yang menguntungkan; semua ini bisa Anda ketahui setelah berlatih akun demo.

  • Asah Keahlian Mulai Dari Konsep Dasar
Baca Juga:   Daftar Badan Regulasi Dunia yang Mengawasi Broker Forex

Saat awal trading, sebaiknya Anda mematok visi untuk mulai dari konsep dasar. Jangan buru-buru mencari sistem trading yang rumit atau memperdagangkan mata uang eksotik yang jarang didengar. Meskipun profitable, tetapi sistem-sistem itu hanya akan menguntungkan bagi orang yang sudah menguasai forex trading saja.

Sebaiknya, mulailah dengan memantau salah satu major pair dulu, misalnya EUR/USD atau GBP/USD. Gunakan indikator yang mudah dipahami, seperti Moving Averages atau Bollinger Bands. Untuk mempelajari beberapa konsep dasar ini saja, Anda akan butuh waktu lama, karena mencakup bidang yang sangat luas. Seiring dengan berjalannya waktu, Anda akan semakin memahami cara forex trading dan menghimpun pengetahuan memadai untuk menaklukkan lebih banyak pair lagi.

tips sukses bisnis forex trading

  • Kendalikan Kondisi Psikologis Anda

Setiap trader pasti pernah mengalami untung dan rugi. Hal ini berlaku bahkan bagi trader-trader ternama dan kaya raya seperti George Soros. Anda pun pasti akan mengalaminya. Keuntungan dan kerugian merupakan hal yang wajar di pasar forex. Oleh karena itu, Anda tak perlu bereaksi secara emosional dan berlebihan terhadap setiap situasi yang terjadi di pasar.

Anda mungkin akan merasa sangat girang saat mendapatkan keuntungan, pesimis saat mengalami rugi beruntun, atau takut saat menyaksikan pergerakan pasar yang sangat drastis. Namun, perasaan-perasaan itu tidak boleh sampai memengaruhi pengambilan keputusan trading Anda. Misalnya karena terlalu senang setelah menang, lalu Anda membuka posisi trading 1 lot penuh sekaligus. Hasilnya, meski posisi trading sebelumnya mendapat untung, tapi posisi trading yang lot-nya lebih besar itu malah merugi.

Seorang trader harus selalu berkepala dingin, alias mengambil keputusan dengan objektif dan bebas emosi. Untuk melatihnya, mulailah dengan menentukan aturan trading hanya 0.1 lot per trade. Tak peduli baru saja profit, atau sinyal-nya bagus, atau alasan lain, pokoknya Anda hanya membuka posisi trading sebesar 0.1 lot saja per trade. Biasakan juga untuk menetapkan Stop Loss (SL) dan target Take Profit (TP) setiap kali open order baru. Kendalikan diri Anda agar tidak mengubah-ubah SL dan TP yang sudah ditentukan.

  • Giat Belajar dan Pantang Menyerah
Baca Juga:   Apa itu Forex Trading

Sukses bisnis forex trading tidak akan diperoleh secara instan. Banyak trader profesional masa kini telah mengalami banyak kepahitan di awal mula karirnya. Bagaimana cara mereka untuk bangkit dari keterpurukan dan meraih kesuksesan? Belajar, belajar, dan belajar. Para trader sukses bukan hanya giat membaca tulisan-tulisan trader berpengalaman, melainkan juga rajin berdiskusi dengan sesama trader dan tekun belajar dari pengalamannya sendiri.

Yang paling menentukan kesuksesan adalah belajar dari pengalaman sendiri. Bagaimana caranya? Setiap kali trading, buatlah catatan lengkap mengenai alasan mengapa Anda membuat order dan bagaimana keuntungan/kerugian timbul dari order tersebut. Apakah salah prediksi sehingga kena SL? Atau jumlah lot terlalu besar, sehingga saldo cepat habis? Atau ada alasan lain? Cerita-cerita ini bisa menjadi bahan pembelajaran yang sangat berharga bagi Anda agar tak mengulangi kesalahan yang sama dan memperbaiki kualitas trading.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)

Loading...

Tinggalkan sebuah Komentar