Sentimen Ekonomi Zona Eropa Turun Menuju Ke Terendah Sejak 1985

Kemarin zona Eropa merilis data terkait kondisi sentimen ekonomi pada bulan Maret. Data itu dilaporkan mengalami perlambatan ekstrem yang disebabkan oleh wabah virus Corona. Bahkan selain tingkat kepercayaan, penurunan tajam juga terjadi pada semua sektor ekonomi Eropa. Lebih rinci lagi, sentimen ekonomi 19 negara kawasan Eropa anjlok tajam menuju ke 94,5 poin dari sebelumnya di 103,4.

Bahkan penurunan sentimen ekonomi itu menjadi penurunan yang paling tajam dalam hitungan bulanan sejak dimulainya pencatatan pada 1985. Sementara itu secara data keseluruhan, telah menuju ke hasil paling buruk sejak bulan September 2013 lalu dengan rata-rata diatas 93,00 dari survei Reuters.

Tanggapan dari hasil survei yang dikumpulan merupakan survei dari tanggal 26 Februari sampai dengan 23 Maret. Namun sayangnya survei itu dilakukan sebelum adanya pembatasan aktivitas seperti penutupan sekolah dan fasilitas publik lainnya. Sehingga survei sentimen ekonomi Eropa pada bulan selanjutnya kemungkinan akan lebih buruk dari saat ini.

Ekonomi Semakin Turun

Untuk negara Jerman dan juga Italia di kumpulan survei sekitar 71% sampai 85% respon dari koresponden sebelum adanya lockdown di kawasan Eropa. Sementara itu Perancis memiliki tanggapan survei sekitar 95%. Penurunan sangat tajam terlihat pada harapan produksi dan permintaan di masa yang akan datang. Selain itu survei kondisi ekonomi juga turun menuju ke level paling rendah yang terbaru.

Tingkat harapan pekerjaan di masa depan juga dilaporkan mengalami penurunan yang sangat tajam. Harapan harga jual juga terjun bebas pada semua sektor bisnis Eropa dengan paling tinggi dari layanan dan eceran. Meskipun harapan harga konsumen justru mengalami kenaikan.

Ada beberapa negara di kawasan eropa yang melaporkan sentimen ekonomi yang anjlok tajam. Beberapa negara itu seperti Italia yang memiliki kasus infeksi paling banyak di Eropa. Bahkan jerman saat ini yang menjadi tumpuan ekonomi Eropa juga terancam mengalami resesi ekonomi

 

Baca Juga:   Stimulus Terbesar AS Harus Menghadapi Halangan Lagi Di Senat AS

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar