Sempat Naik Ringan, USDCAD Kembali Turun Karena Kenaikan Minyak yang Mendukung Dolar Kanada

Permintaan mata uang Dolar Kanada menguat saat sesi Eropa berlangsung di hari Senin (6/4) terhadap Dolar AS. Penguatan itu membawa pasangan USDCAD turun tajam menuju ke level paling rendah dalam sesi ke level harga 1.4080. Walaupun setelah penurunan tajam itu, pasangan mampu memulihkan diri beberapa pips.

Dolar AS gagal untuk memanfaatkan momentum kenaikan yang terjadi sebelumnya setelah pemulihan Dolar AS. Justru pasangan bertemu dengan para penjual yang mendorong Dolar Kanada menguat membawa USDCAD turun 180 pips. Mungkin penyebab lonjakan USDCAD sebelumnya adalah pembukaan pasar minyak mentah sesi Asia tadi pagi yang membentuk gap bearish. Pada akhirnya hal itu membuat Dolar Kanada melemah.

Penyebab penurunan harga minyak mentah adalah setelah adanya laporan bahwa Arab dan Rusia menunda pertemuan daruratnya. Padahal pertemuan itu sangat menentukan masa depan harga minyak di masa depan. Pasalnya saat ini pasokan minyak mentah global sedang sangat melimpah karena permintaan yang anjlok akibat virus Corona.

Penguatan Loonie Terbatas

Penurunan harga minyak berkolaborasi dengan pemulihan Dolar AS yang pada akhirnya mendorong USDCAD naik walaupun hanya sederhana saat sesi Asia. Tapi saat sesi Eropa, semua usaha kenaikan itu dipatahkan oleh momentum Dolar Kanada menguat. Walaupun pada imbal hasil obligasi Treasury AS mengalami kenaikan yang cenderung membantu Dolar AS menguat.

Tapi sayangnya Dolar Kanada menguat saat ini masih dibatasi oleh kekhawatiran investor terhadap masa depan ekonomi global. Walaupun jumlah pertambahan kematian akibat virus Corona terus menurun, tapi ancaman perlambatan ekonomi global tidak bisa dihindari. 

Dinamika harga minyak mentah global, pergerakan Dolar AS dan sentimen risiko akan terus menjadi faktor yang diperhatikan oleh  para investor global. Apalagi hari ini sangat minim sekali data ekonomi AS yang relevan

 

Baca Juga:   Saham Asia Negatif Karena Hubungan AS dan China Penuh Ketidakpastian

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar