Saham Asia Positif Setelah Pasar Dipenuhi Nada Optimisme, ASX 200 Turun Karena Keputusan RBA

Perdagangan di hari Selasa ini (7/4) beberapa nada optimisme tampak sudah diterima oleh para pelaku pasar dan investor. Beberapa aset berisiko mampu mengalami kenaikan di tengah ancaman perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Saat ini saham Asia mampu bergerak naik dengan MSCI tanpa Jepang bertambah 1,5%. Disusul oleh Nikkei Jepang yang juga naik sampai 1,91% mendekati pembukaan sesi Eropa hari ini.

Berita terkait wabah virus Corona di Italia dan Spanyol diklaim mengalami banyak perkembangan. Jumlah kematian karena virus mulai mengalami perlambatan. Untuk Spanyol jumlah kematian menjadi 13.055 yang menjadi kondisi paling baik selama tiga pekan terakhir. Inggris juga melaporkan jumlah kematian yang lambat hanya mampu bertahan di angka 439. Semua berita itu mampu mendorong aset-aset berisiko untuk memulihkan diri termasuk saham Asia.

Beberapa negara terus berlomba untuk melindungi ekonomi negara mereka dengan menggelontorkan stimulus ekonomi. Ketua Parlemen AS Nancy Pelosi dan Presiden Trump telah memberikan sinyal akan ada paket bantuan ekonomi yang lebih banyak lagi. Selain itu PM Abe juga dikabarkan telah memberikan persetujuan untuk meluncurkan stimulus bagi warga Jepang yang terdampak virus Corona.

RBA Mempertahankan Kebijakan

Sementara itu saham ASX 200 Aussie justru mengalami penurunan setelah pertemuan kebijakan dari bank sentral Australia. Dalam pertemuan itu RBA memutuskan untuk tetap mempertahankan kebijakan moneternya. Pendukung kenaikan saham Asia hari ini juga datang dari imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun yang bangkit menuju ke 0,70%. Saham berjangka AS juga tampak positif dengan mencatatkan kenaikan 1,0%,

Bahkan data mengenai produksi pada sektor industri Jerman dilaporkan dengan hasil positif. Walaupun jumlah kasus virus Corona di Jerman tergolong sangat banyak. Para pedagang saham Asia mungkin akan tetap fokus ke tajuk utama terkait wabah virus Corona sebagai penggerak sentimen risiko.

 

Baca Juga:   EURJPY Berkonsolidasi Setelah Bergerak Liar, Dinamika Sentimen Risiko Menjadi Kunci

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar