Saham Asia Melonjak Karena Optimisme Perdagangan Global dan Kebijakan ECB

Pergerakan pada saham Asia terlihat mengalami kenaikan dan terus memperpanjang momentum bullishnya. Kenaikan ini disebabkan oleh hidupnya sentimen positif pasar mengenai hubungan dagang antara AS dengan China. Keputusan oleh bank sentral Eropa untuk merilis kebijakan stimulus moneter juga membuat pasar merasa optimis. Pasalnya semua kabar tersebut meredakan kekhawatiran pasar mengenai perlambatan pertumbuhan global.

Sebelumnya Presiden Trump telah memperlihatkan sikap bahwa telah siap untuk melakukan pembicaraan dagang dengan China. Bahkan jika memang pilihannya mengenai kesepakatan yang lebih besar tetap dalam kondisi utuh. Kondisi ini menggambarkan bagaimana solusi cepat pada masalah perdagangan global. Saham Asia merespon semua kabar ini dengan kenaikan-kenaikan yang cukup baik.

Optimisme perdagangan juga diperlihatkan oleh Menteri Keuangan dari AS yaitu Steve Mnuchin. Sebelumnya perwakilan kedua belah pihak telah sepakat untuk melakukan pertemuan dalam pembahasan perang dagang pada bulan Oktober mendatang. Sebelum pertemuan tersebut, perwakilan kedua pihak akan melakukan konsultasi sebagai awal langkah kesepakatan dagang. Wakil Perdana Menteri China yaitu Lie Hu juga dikabarkan memberikan konfirmasi mengenai negosiasi awal.

Peristiwa Global

Peristiwa global lain juga datang dari kawasan Euro dimana bank sentral Eropa memutuskan untuk memangkas suku bunga deposito sebesar 10 basis poin menuju ke -0,5 persen. Selain itu bank sentral Eropa juga memutuskan untuk memberlakukan kembali program QE dengan stimulus mencapai 20 Miliar Euro per bulannya mulai awal November.

Selain melakukan penyesuaian kebijakan, bank sentral juga melakukan revisi prediksi tingkat inflasi dan juga pertumbuhan ekonomi. ECB juga menyampaikan mengenai sistem cadangan yang akan membebaskan kepemilikan beberapa bank dari sebelumnya di tingkat negatif.

Kondisi ini telah membuat ekuitas tetap dalam kondisi kenaikan yang baik. Sementara itu pada imbal hasil Treasury mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir. Pada tingkat MSCI terutama untuk saham Asia  kecuali Jepang mengalami kenaikan 0,4 persen dan Nikkei naik 1,0 persen lebih tinggi.

Baca Juga:   Brexit: Inggris Menghadapi Perhitungan Tenggat Waktu Tanpa Kesepakatan Hanya Beberapa Hari Lagi

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar