Rupiah Melemah Kembali Setelah Ditekan Risk Off dan Kenaikan Kasus Di Indonesia

Rupiah hari ini sempat defensif setelah pembukaan sesi Asia hari Senin (20/7). Sayangnya ketika sesi Asia berjalan lebih maju, Rupiah melemah cukup signifikan melawan Dolar AS. Beberapa waktu terakhir pasangan USDIDR berada di nilai tukar 14.382. Itu mewakili kenaikan sampai 0,35% dibandingkan posisi yang terbentuk pada penutupan pekan lalu.

Di pasar spot sendiri rupiah hari ini mencatatkan penurunan sampai 0,75%. Memang sebagian besar mata uang Asia juga mengalami penurunan. Tapi Rupiah menjadi mata uang yang berkinerja paling buruk. Ada beberapa masalah yang masih sangat membebani mata uang Rupiah untuk bisa membaik kembali.

Faktor Penyebab Pelemahan Rupiah

Faktor pertama yang diprediksi menjadi penyebab Rupiah hari ini melemah adalah kebutuhkan mata uang yang naik menjelang akhir pekan bulan Juli. Ini menjadi siklus rutinan dan sangat sering sekali terjadi pada setiap bulannya. Banyak pedagang yang membutuhkan mata uang untuk membayarkan pembelian ekspor dan impor serta membayar hutang luar negeri.

Kemudian faktor kedua yang membebani Rupiah hari ini datang dari pandemi virus Corona. Di Indonesia, kasus virus Corona sangat tidak terkendali. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan jumlah sampai 19 Juli mencapai 86.521 kasus positif. Dengan jumlah itu menjadikan Indonesia negara nomor 25 dengan kasus paling banyak di dunia.

Kenaikan kasus itu bisa berisiko kembali menerapkan PSBB khususnya di kota utama seperti Jakarta dan Surabaya. Paling tidak rencana pelonggaran yang lebih luas akan ditunda karena kasus yang semakin membludak.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang masa perpindahan PSBB dua pekan mendatang. Sehingga dengan ini aktivitas ekonomi masih akan tetap dibatasi. Semua bisa beraktivitas namun kapasitasnya hanya 50% saja. Padahal itu juga akan meruntuhkan harapan pemulihan ekonomi Indonesia. Apalagi sebagian besar pusat bisnis ada di Jakarta dan Surabaya.

 

Baca Juga:   Kesepakatan Perdagangan As-China Mungkin Terjadi Pada Jumat Depan

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar