Rupiah Indonesia Melemah, Masih Positif dan Jauh Dari Level Utama Di 16.000, Menunggu Suku Bunga BI

Pasangan mata uang USDIDR mengalami kenaikan kembali di perdagangan hari Selasa (14/4) saat sesi Asia berlangsung. Rupiah hari ini harus rela kembali mengalami pelemahan menuju ke level harga 15.890. Padahal perdagangan hari Senin kemarin, Rupiah sempat mengalami pemulihan dengan cukup signifikan. Pemulihan hari sebelumnya tetap terjadi walaupun jumlah kasus positif di Indonesia terus bertambah.

Tapi pergerakan USDIDR hari ini masih cukup positif karena cukup jauh dari level utama di 16.000 walaupun kasus di Indonesia terus bertambah. Dengan pencapaian ini maka pasangan telah dekat dengan level paling rendah sejak 27 Maret 2020 lalu. Bahkan Bloomberg melaporkan bahwa Indonesia memiliki tingkat pengujian terhadap virus Corona atau Covid-19 paling rendah di dunia. Presiden Joko Widodo juga terus meningkatkan pengujian acak dengan 9.000 orang dalam sehari.

Perkembangan Virus Corona

Sampai hari ini Indonesia telah mencatatkan jumlah kasus positif smapai 4.557 dengan jumlah kematian di angka 399 jiwa. Untuk Amerika Serikat melaporkan telah ada lonjakan kasus positif sampai di atas 550.000 kasus dengan korban tewas di atas 22.000. Kondisi yang memburuk ini tampaknya membantu Rupiah hari ini untuk bisa berkinerja lebih baik dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Walaupun Presiden Trump terus berusaha menenangkan para investor dengan beberapa komentar dan langkah maju. Dampaknya bursa berjangka AS benar-benar mengalami pemulihan. Tapi sayangnya bagaimanapun juga kekhawatiran terhadap pandemi virus Corona tidak bisa dihapuskan begitu saja.

Pedagang Rupiah hari ini akan fokus ke keputusan suku bunga Bank Indonesia. Ahli analisa dari TD Securities mengatakan setelah ada pemangkatan dua kali, diharapkan akan ada pemangkasan kembali sebesar 0,25%. Bank Indonesia juga akan melakukan pembelian obligasi dan menyediakan likuiditas yang lebih banyak bagi bank. Pelonggaran Bank Indonesia masih akan terjadi mengingat inflasi terus turun.

Baca Juga:   Nilai Tukar Dolar AS Anjlok Saat Awal Pekan Perdagangan

 

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar