Rupiah Hari Ini Menguat Melawan USD, Mendapat Dukungan Pelemahan Indeks Dxy dan Risk On

Sepanjang sesi Asia hari Senin ini (6/7) pasangan mata uang USDIDR mencatatkan beberapa penurunan. Dengan catatan ini maka Rupiah hari ini mamu menguat dan terus berusaha membalikkan keadaan melawan Dolar AS. Pasangan bergerak di sekitar nilai tukar 14.547 atau mengalami penurunan sekitar 0,13%. Nada risk on pasar global tampaknya berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Rupiah.

Sementara itu pada pergerakan pekan lalu, mata uang Indonesia itu mencatatkan pelemahan yang cukup besar yaitu 2,12%. Bahkan dengan penurunan yang besar itu menyebabkan Rupiah menjadi mata uang yang berkinerja paling buruk sepanjang pekan lalu.

Kemudian hari ini mungkin ada upaya-upaya untuk membuat Rupiah menguat kembali. Karena pergerakan masih tidak jauh dari level pembukaan tadi pagi. Diharapkan USDIDR mampu kembali mencatatkan penurunan yang lebih dalam. Apalagi banyak faktor yang mendukung Rupiah hari ini untuk mengalami kenaikan lebih tinggi.

Faktor Pendukung Rupiah

Beberapa waktu terakhir, indeks Dxy sebagai tolak ukur kekuatan greenback terhadap beberapa mata uang utama mengalami pelemahan sekitar 0,12%. Kondisi ini yang diduga menyebabkan USDIDR merosot tipis. Pasar global juga sedang dalam nada optimisme yang cukup signifikan sejak sesi awal Asia tadi pagi. Sehingga mendukung Rupiah untuk bisa mendominasi pergerakan hari ini.

Presiden Trump menahan diri untuk memberlakukan sanksi kepada China atas UU Hong Kong. Selain itu Australia dan Hong Kong merilis data ekonomi dengan hasil yang sangat memuaskan. Negara benua Eropa juga melaporkan data yang lebih tinggi dari prediksi dengan selisih yang besar. Berita-berita tersebut yang mendukung Rupiah untuk mengalami penguatan.

Nada kekhawatiran mengenai pandemi gelombang kedua juga mamp sedikit diredam oleh pasar global. Tapi banyak investor yang sangat khawatir dengan kondisi pandemi di Indonesia. Sampai saat ini sudah ada kasus sampai 63 ribu lebih.

 

Baca Juga:   USDCAD Hari Ini Turun Lebih Dalam Setelah Dolar AS Melemah Pasca Rencana Kebijakan Fed

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar