Rupiah Hari ini Melemah Dekat Ke Level 15.000 Walaupun Fed Memangkas Suku Bunga Lebih Dalam

Hari ini saat sesi Eropa berlangsung, pasangan mata uang USDIDR mengalami kenaikan sampai menuju ke puncak perdagangan sejak November 2018 lalu. Nilai tukar Rupiah hari ini hancur kehilangan sekitar 1,15 persen menuju ke level harga 14.910. Walaupun sebelumnya Rupiah mampu mendominasi saat pembukaan sesi Asia dengan kenaikan 0,27 persen. Sayangnya kinerja positif itu tidak mampu bertahan lama.

Cut Rate Kedua Fed

Dini hari tadi, bank sentral AS memutuskan untuk memangkas kembali suku bunganya dalam rapat darurat FOMC. Pada pertemuan itu, suku bunga dipangkas sampai menuju ke 0,25%. Selain itu The Fed dilaporkan juga akan melakukan pelonggaran kuantitatif dengan pembelian aset sampai $700 Miliar. Keputusan tersebut yang sempat membuat Rupiah hari ini menguat saat sesi awal Asia.

Pemangkasan suku bunga AS itu menjadi yang paling rendah sejak terakhir kalinya pada 2015 lalu. Langkah itu perlu dilakukan untuk bisa mencegah perlambatan ekonomi yang lebih suram lagi. Pasalnya penyebaran virus Corona telah membuat aktivitas ekonomi AS terganggu dalam jangka pendek. Suku bunga akan tetap rendah sampai The Fed yakin bahwa lapangan kerja sudah maksimal, harga yang stabil dan ekonomi pulih signifikan.

Kekhawatiran pandemi virus Corona telah menyebabkan hancurnya aset-aset berisiko global dan menyebabkan kondisi outflow di pasar Indonesia. Besaran outflow yang cukup signifikan menyebabkan Rupiah hari ini harus melemah cukup besar terhadap Dolar AS.

Pergerakan pasangan mata uang USDIDR selanjutnya akan terus fokus ke berita terkait pandemi virus Corona. Pasalnya para pedagang sangat khawatir ekonomi global akan jatuh ke krisis akibat ekonomi yang terganggu karena virus tersebut. Selain itu sentimen risiko juga akan terus digerakkan oleh langkah para pembuat kebijakan global dalam menangani virus Corona.

 

 

Baca Juga:   AUDJPY Melonjak Setelah RBA Mempertahankan Tingkat Suku Bunga Di 0,75%

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar