Rupee India Tertekan Setelah Prospek Ekonomi Menjadi Negatif, USD/INR Menunggu Kabar Perdagangan

Perdagangan pada pasangan mata uang Dolar AS terhadap Rupee India tampak mengalami gap yang cukup panjang dengan bullish sekitar 30 pip. Gap tersebut terbentuk ketika pembukaan pasar hari Jumat (8/11) dan melonjak menuju ke puncak paling tinggi  selama tiga pekan terakhir. Pasangan ini sedang perdagangkan di sekitar level harga 71,30 saat pembukaan sesi Asia tadi pagi. Kondisi ini terjadi karena penurunan prospek India menuju ke negatif setelah berada di sisi positif.

Laporan dari sebuah lembaga pemberi peringkat yang berkantor di Amerika Serikat menyampaikan adanya risiko yang terus meningkat pada India sebagai ekonomi terbesar nomor tiga di Asia. Pertumbuhan ekonomi India terancam karena menghadapi pemerintah dan juga kebijakan yang tidak efektif dalam mengatasi kondisi ekonomi yang lemah. Hal ini yang memicu adanya penurunan prospek India.

Rupee India tampak melemah di tengah penguatan Dolar AS beberapa waktu terakhir. Terlebih lagi USD mendapatkan dorongan positif dari lonjakan imbal hasil obligasi Treasury ketika kabar perdagangan AS-China kembali positif. Pada hari Kamis kemarin seorang pejabat dari AS menyampaikan sebuah konfirmasi bahwa ada rencana untuk penghapusan dan penurunan kenaikan tarif pada produk yang berasal dari China.

Ekspektasi Kebijakan RBI

Rupee India untuk beberapa pekan kedepan mungkin akan terus digerakkan oleh sentimen pasar mengenai suku bunga India. Pasalnya saat ini peluang pemangkasan suku bunga oleh bank sentral India terus melonjak. Sampai saat ini peluang pemangkasan oleh RBI telah berada di 68 persen dimana akan dilakukan pada saat pertemuan awal Desember mendatang.

Perdagangan pasangan USD/INR selanjutnya akan terus memantau dinamika pergerakan Dolar AS. Mungkin pasangan bisa tetap melonjak ketika kekhawatiran ekonomi India melanda. Namun jika ada kabar yang negatif dari perdagangan AS-China, pasangan bisa kembali turun.

Baca Juga:   Bertolak Belakang Dengan China, Hubungan Dagang AS Dengan Jepang Semakin Harmonis

 

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar