Reli Pound Terbentur Ketidakpastian Brexit

Kenaikan Poundsterling terhadap Dolar AS ke level tinggi empat bulan terbentur di kisaran 1.2700. Pada hari Senin awal pekan ini, reli Pound terhenti setelah Uni Eropa dan Inggris mengatakan bahwa masih banyak hal yang diperlukan untuk menyetujui kesepakatan tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa pada tanggal 31 Oktober mendatang.

Pound terjungkal hingga lebih dari 1 persen ke level rendah 1.2517 di sesi London tadi sore, dalam kondisi pasar yang choppy. Terhadap Euro, pelemahan Pound menyentuh angka 88.11. Sedangkan di sesi perdagangan malam ini, GBP/USD sudah diperdagangkan di posisi 1.2566.

pound

Kesepakatan Brexit kembali menggantung, setelah para duta besar mengindikaskan bahwa Uni Eropa meginginakan lebih banyak konsesi dari PM Inggris Boris Johnson, serta perjanjian penuh. Sayangnya, permintaan UE itu kemungkinan besar tak mungkin terlaksana pekan ini.

“Jangan menggunakan isu kesepakatan Brexit untuk mengambil keuntungan, dan risiko yang lebih besar di sini adalah apa yang akan dibuat oleh konsesi dari sisi lain,” kata Neil Mellor, analis forex dari BNY Mellon.

Walaupun nuansa perdagangan Pound dalam Outlook jangka pendek telah meningkat pada pekan lalu, tetapi para pengawas pasar, termasuk UBS, mengingatkan bahwa masih ada badai yang mengiringi proses pembuatan kesepakatan Inggris dan UE.

Menurut UBS, kompromi yang dipersiapkan oleh masing-masing pihak akan menjadi kunci. Kemungkinannya, akan terlalu banyak konsesi UE yang berpotensi mengkompromikan hal-hal yang berhubungan dengan integritas Single Market. Sedangkan dari Inggris, kesepakatan-kesepakatan akan tersandung oleh politik internal.

Sedangkan Dean Turner, ekonom dari Swiss Bank memperkirkan bahwa Inggris akan meminta perpanjangan lagi Article 50, sehubungan dengan dekatnya tenggat waktu kesepakatan, sedangkan Inggris dan Uni Eropa belum menyepakati apapun hingga saat ini.

Baca Juga:   Pertumbuhan Ekonomi China Terancam Merosot Akibat Perang Dagang

Tinggalkan sebuah Komentar