RBA Mempertahankan Suku Bunga Australia, Selanjutnya Menunggu Laporan PDB

Pada hari Selasa kemarin (3/12) bank sentral Australia mengumumkan langkah kebijakan moneter terbarunya. Dalam pertemuan rapat kebijakan tersebut, RBA memutuskan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunganya di level 0,75 persen. Tingkat suku bunga Australia tersebut adalah yang paling rendah sejak beberapa tahun terakhir.

Sampai saat ini mungkin para pejabat bank sentral masih menunggu bagaimana suku bunga yang rendah mampu berkinerja dengan baik terhadap perekonomian Aussie. Walaupun begitu, prospek suku bunga Australia ke depannya masih cenderung akan mengalami penurunan. Salah satu alasannya adalah perang dagang yang bisa terus berkepanjangan sampai tahun 2020 nanti.

Beberapa pernyataan yang disampaikan oleh Gubernur RBA Lowe juga semakin memberikan proyeksi pasar bahwa akan ada pemangkasan lanjutan. Dia mengatakan bahwa RBA akan siap melakukan pelonggaran lanjutan jika memang dibutuhkan untuk perekonomian. Alasan utamanya adalah kondisi global dan dalam negeri yang tidak pasti sehingga suku bunga dengan level yang rendah akan selalu dibutuhkan.

Menunggu Data PDB

Pernyataan suku bunga Australia kemarin tepat sehari sebelum rilis data mengenai Produk Domestik Bruto Aussie yang akan disampaikan pada hari Rabu ini (4/12). Pasar mengharapkan tingkat PDB Aussie akan mengalami kenaikan 0,5 persen dalam hitungan kuartal ke kuartal. Untuk tahunan diprediksi akan berada pada level 1,7 persen.

Jika memang tingkat PDB Australia dilaporkan pada hari ini dengan level yang lebih tinggi dari harapan, maka akan menjadi catatan tambahan bagi RBA. Perubahan arah kebijakan ke depan mungkin akan terjadi jika PDB melonjak tinggi.

Namun para ahli ekonomi merasa ragu jika ekonomi Australia akan mengalami pemulihan dalam waktu yang dekat. Faktor utama pendapat ini adalah pasar perumahan yang tetap tertekan akibat utang rumah tangga yang melonjak dan perang dagang yang membebani ekonomi Australia.

Baca Juga:   Sterling Naik Di Atas $1.31 Dengan Fokus Pembicaraan Brexit

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar