Produksi Pabrik Jepang Turun, Ekonomi Jepang Belum Mampu Pulih Meski Lockdown Dicabut.

Saat ini ekonomi Jepang berada di kondisi yang paling buruk. Data mengenai produksi pabrik Jepang berada di titik yang paling buruk sejak Maret 2009 untuk laporan bulan Mei 2020. Bahkan data itu telah mengalami penurunan dalam kurun waktu empat bulan terakhir sejak masa-masa pandemi berawal kemarin.

Dilansir dari Reuters, Kementerian Ekonomi, Dagang dan Industri Negeri Sakura menyatakan hasil pabrik turun sampai 8,4% dari data bulan sebelumnya yang berada di 79,1. Sehingga menggambarkan bahwa manufaktur Jepang sangat terpukul akibat pandemi. Karena pada dasarnya manufaktur Jepang sangat bergantung pada lalu lintas ekspor impor.

Walaupun saat ini kebijakan lockdown di banyak negara sudah dicabut, tapi ekonomi Jepang masih dalam perlambatan. Karena tingkat permintaan global juga sangat rendah, sehingga pabrik tidak bisa memproduksi hasil dengan jumlah yang lebih tinggi lagi. Apalagi saat ini banyak negara yang melaporkan serangan pandemi kedua seperti Amerika Serikat di beberapa negara bagiannya. Padahal AS adalah pasar ekspor utama Jepang.

Permintaan Domestik Lemah

Selain luar negeri, tingkat permintaan dalam negeri Jepang juga dalam pelemahan yang ekstrim. Salah satu penyebabnya adalah karena tingkat pengangguran yang meningkat karena kebijakan lockdown yang diberlakukan kemarin. Bulan Mei pengangguran Jepang naik sampai 2,9% dibandingkan bulan April di 2,6%. Data ini menjadi data paling buruk sejak 3 tahun lalu di 2017.

Banyak usaha hiburan yang tutup akibat kebijakan lockdown dan terpaksa memangkas kebutuhan pekerja mereka. Bahkan ekonomi Jepang saat ini sedang bersiap menghadapi resesi yang paling buruk sejak setelah perang dunia lalu. Saat ini pertumbuhan ekonomi turun sampai -2,2% dalam tahunan di Q1 2020. Sehingga data Q2 2020 ini diprediksi juga masih akan bertahan di level negatif karena tidak ada perkembangan pada data ekonomi.

 

Baca Juga:   Harga Emas Hari Ini Stagnan Setelah Bangkit Dari Terendah Menunggu Penggerak Utama

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar