Powell: Pembelian Obligasi US Treasury Kali Ini Bukan QE

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral AS tersebut akan melanjutkan pembelian sekuritas/obligasi US Treasury. Tujuann, menghindari terulangnya gejolak dalam pasar uang seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Meski demikian, Powell tak menegaskan hal apapun terkait suku bunga menjelang rapat FOMC bulan Oktober 2019 ini.

“Saya dan rekan-rekan akan segera mengumumkan kebijakan untuk menambah suplai cadangan dari waku ke waktu,” kata Powell dalam teks pidato yang ia bacakan di acara National Association for Business Economics di Denver, Rabu dini hari.

Ia menunjukkan bahwa pembelian obligasi tersebut hanya akan digunakan untuk memperbaiki obligasi-obligasi pemerintah dan menekankan bahwa itu bukanlah program pelonggaran kuantitatif (QE) seperti yang pernah dilancarkan saat masa krisis.

ketua-bank-sentral-as

“Saya ingin menekankan bahwa pertumbuhan Balance Sheet kita (adalah) untuk keperluan manajememan. Jadi, tak perlu bingung dengan pembelian aset skala besar yang kita terapkan saat era krisis finansial,” jelas ketua bank sentral AS tersebut.

“Sehingga, baik persoalan teknis maupun pembelian tagihan Treasury baru-baru ini yang kami rencanakan, tidak akan secara material mempengaruhi sikap kebijakan moneter.”

Dalam diskusi pasca pidato, Powell dengan jelas menyatakan bahwa rencana tersebut bukanlah pelonggaran kuantitatif. Sedangkan ketika ditanya mengenai bagaimana kebijakan moneter The Fed selanjutnya, Powell mengatakan bahwa hal itu bukanlah prediksi. Kebijakan akan ditentukan melalui rapat komite FOMC, dan itu masih akan berlangsung jauh hari. Oleh karena itu, The Fed akan terus mengawasi informasi-informasi yang beredar sebagai bahan pertimbangan.

“Kami akan mengambil tindakan yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kekuatan pasar tenaga kerja, dan inflasi agar segera kembali ke target 2 persen.” imbuh Powell.

Obligasi dengan masa jatuh tempo tiga-bulanan anjlok akibat komentar Powell tersebut. Sedangkan saham-saham dan Dolar AS cenderung menguat.

Baca Juga:   Harga Emas Turun Awasi Komentar Powell Di Jackson Hole

Tinggalkan sebuah Komentar