Poundsterling Menguat Setelah Berita Bocoran Kesepakatan Uni Eropa

Poundsterling menguat tipis terhadap Dolar AS, menyusul laporan bahwa Uni Eropa bersedia memperpanjang deadline Brexit, supaya Inggris tidak keluar tanpa kesepakatan. Saat berita ini ditulis, Jumat (13/September) dini hari, GBP/USD dalam time frame harian menguat tipis 0.02 persen ke 1.2329.

gbpusd

Uni Eropa Bersedia Beri Perpanjangan Lagi

Business Insider mempublikasikan potensi kesepakatan dengan Inggris, yang disebutnya diambil dari bocoran draft resolusi parlemen Uni Eropa. Resolusi tersebut menunjukkan bahwa para anggota parlemen akan kembali memberi Inggris perpanjangan waktu untuk Brexit, dengan beberapa tujuan. Di antaranya, menghindari No Deal Brexit; membuka kesempatan untuk Inggris menggelar pemilu atau referendum; membuka kesempatan untuk memicu Article 50; atau untuk menyepakati Withdrawal Agreement.

Dengan disuspensinya parlemen Inggris selama lima pekan ke depan oleh PM Boris Johnson–sebuah langkah yang dinilai melanggar hukum oleh Pengadilan Tinggi Skotlandia–akan membuat para trader kekurangan petunjuk mengenai perkembangan Brexit. Para analis memperkirakan jika trader Pound akan lebih memilih untuk minggir dari pasar.

“Saat ini, menghindari No-Deal Brexit pada tanggal 31 Oktober hanyalah ‘silver-lining’ bagi Pound,” kata klien Capital Group London.

Pengadilan akan melawan kebijakan Johnson, dengan menyusun putusan pengadilan yang menyerukan para anggota parlemen untuk kembali bekerja, ketika pemerintah dan parlemen bertempur untuk masa depan Brexit. Mahkamah Agung Inggris akan mengesahkan keputusan tersebut minggu depan.

EUR/GBP Naik Pasca Kebijakan ECB

Terlepas dari Brexit, Poundsterling melemah terhadap Euro, setelah European Central Bank (ECB) mengumumkan rencana pelonggaran moneter baru. Bank sentral Eropa tersebut, sesuai ekspektasi, akan kembali melakukan pembelian obligasi senilai 20 miliar euro per bulan dan memotong suku bunganya menjadi -0.50 persen. EUR/GBP diperdagankan di posisi 0.8965, tertinggi setelah penurunan dalam tiga berturut-turut.

Baca Juga:   Pasar Asia Beragam, Harga Minyak Melonjak Karena Laporan Bahwa As Akan Mengakhiri Keringanan Sanksi Iran

Tinggalkan sebuah Komentar