Poundsterling Inggris Tetap Rendah Walau Inflasi Dan Ekonomi Tumbuh

Data mengenai inflasi Inggris disampaikan sudah melebihi apa yang ditargetkan oleh bank sentral Inggris. Walaupun demikian, mata uang Poundsterling Inggris belum mengalami pemulihan di level paling rendah sejak bulan Januari 2017 lalu. Karena sampai saat ini para pelaku pasar dan investor tetap berfokus ke ekspektasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa kesepakatan. Jika hal ini terjadi maka akan sangat membebani ekonomi dan Pound.

Data inflasi yang disampaikan oleh Kantor Statistik Inggris tersebut menunjukkan kenaikkan dari sebelumnya di 2,0 persen menuju ke 2,1 persen tahun ke tahun selama bulan Juli. Hasil yang disampaikan ini sudah melebihi batas yang ditentukan oleh bank sentral Inggris sebelumnya di sekitar 2,0 persen.

Selain itu data mengenai inflasi inti dilaporkan turut mengalami kenaikan yang memuaskan pasar dari sebelumnya di 1,8 persen menuju ke 1,9 persen tahun ke tahun. Padahal ekspektasi pasar sebelumnya melihat data ini akan stagnan dan tidak terjadi perubahan dari data sebelumnya. Sayangnya perdagangan Poundsterling Inggris tidak mampu bangkit dari level terendahnya akibat ketidakpastian Brexit.

Arah Kebijakan Bank Sentral

Sementara itu pimpinan penasihat ekonomi dari EY ITEM Club mengatakan bahwa saat ini daya beli konsumen mengalami pemulihan. Hal ini terlihat pada data mengenai pendapatan yang melonjak. Namun dia juga menyampaikan bahwa kondisi ekonomi yang mengalami pemulihan ini tidak akan mampu mengubah arah kebijakan moneter dan suku bunga dari bank sentral Inggris.

Sebelumnya memang bank sentral Inggris terus menegaskan tidak akan mengubah tingkat suku bunga sampai masalah Brexit terselesaikan. Bahkan bank sentral juga menyampaikan tidak akan mengubah suku bunga jika terjadi hard Brexit. Penurunan Poundsterling Inggris yang terus berkepanjangan disebabkan oleh potensi Hard Brexit yang naik menuju ke 35 persen di bulan Agustus ini.

Baca Juga:   Oposisi J. Corbyn Berencana Untuk Menggagalkan Hard Brexit

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar