Perlambatan Ekonomi China Dikonfirmasi Dengan Pemotongan Suku Bunga PBoC, USDCNH Melonjak Tinggi

Pasangan mata uang USDCNH mengalami kenaikan yang sangat tajam beberapa saat yang lalu. Kenaikan itu disebabkan oleh keputusan suku bunga dari bank sentral China atau PBoC dengan hasil yang dovish. PBoC sepakat untuk melakukan pemangkasan suku bunga untuk bisa menjaga ekonomi China. Karena wabah virus Corona akan terus menyebabkan perlambatan lebih dalam dan meningkatkan kekhawatiran para pedagang.

Lebih rinci lagi, bank sentral China memotong suku bunga utang 1 tahun menuju ke 4,05% dari sebelumnya di 4,15%. Sementara itu utang dalam tenor 5 tahun juga dipotong dari sebelumnya di 4,80 % menjadi 4,75%. Pemangkasan ini membuat mata uang Yuan China yang diperdagangkan bebas mengalami penurunan sangat tajam.

Harapan Stimulus Lanjutan

Sementara itu para pelaku pasar dan investor menaruh harapan bahwa Beijing akan mengambil tindakan stimulus lebih lanjut lagi. Hal ini perlu untuk dilakukan agar bisa menangani perlambatan ekonomi China yang disebabkan oleh virus Corona. bahkan Goldman Sachs dan bank investasi global lain memberikan peringatan bahwa akan ada perlambatan besar pada kuartal awal 2020 ini.

Namun saat ini pedagang akan terus melihat apakah dengan pemangkasan suku bunga ini maka bisa membantu pertumbuhan ekonomi China. Saat ini pedagang menilai langkah itu adalah pengakuan bahwa akan ada perlambatan suram. Hal itu juga terlihat dengan penurunan permintaan Yuan China lepas pantai terhadap Dolar AS.

Saat ini USDCNH diperdagangkan di sekitar level harga 7.0185 mengalami kenaikan dari level sebelumnya di 7,12 setelah keputusan suku bunga. Kabar terbaru mengenai wabah virus Corona akan terus menjadi perhatian utama para pedagang. Karena berita itu akan menjadi katalis penggerak utama sentimen risiko. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi masih akan terus menghantui dalam beberapa waktu kedepan.

Baca Juga:   Euro Kembali Melemah Terhadap Dollar Karena Ancaman Perlambatan dan Virus Corona Italia

 

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar