Penjualan Eceran Inggris Anjlok Akibat Ketidakpastian Politik, Mengkonfirmasi Ekspektasi BoE Dovish

Kemarin data ekonomi inggris mengenai penjualan eceran dirilis dengan hasil yang cukup mengecewakan para pedagang. Dalam laporan bulan Desember, penjualan eceran mencatat berada di level -0,6 persen dalam bulan ke bulan. Hasil itu lebih buruk dari apa yang diprediksi pasar sebelumnya yaitu pertumbuhan 0,5 persen.

Pasca rilis berita ekonomi yang mengecewakan itu, otomatis membuat permintaan Poundsterling Inggris melemah total terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Untuk penjualan eceran dalam tahunan, dilaporkan berada pada level 0,9 persen yang meleset dengan jarak yang sangat jauh dari harapan pedagang yaitu di 2,6 persen.

Lebih rinci lagi, penjualan eceran mengalami penurunan pada sebuah sektor kecuali pada kebutuhan rumah tangga dan juga bahan bakar. Untuk penjualan toko tanpa bahan makanan berada pada level -1,0 persen. Meskipun ekonomiInggris sangat mengecewakan, tapi para ahli analis tetap berharap bahwa penjualan eceran akan membaik pada laporan selanjutnya.

Konsumen Tertekan

Samuel Tombs yang berasa dari Pantheon Macroeconomics mengatakan bahwa dengan data ekonomi Inggris mengenai penjualan eceran yang merosot tajam, menggambarkan konsumen yang menghilang ketika ketidakpastian politik terus menghantui mereka.

Tombs menambahkan untuk saat ini dan lima bulan terakhir, tidak ada kenaikan pada penjualan dan menjadi catatan paling buruk sejak pencatatan dimulai pada 1970 lalu. Tombs sempat berasumsi bahwa penurunan penjualan pada November disebabkan oleh Black Friday yang lebih lemah, dan bulan Desember akan mulai naik. Tapi sayangnya asumsi itu terbantahkan oleh data aktual.

Pada prospek jangka pendek, dengan data ekonomi Inggris yang mengecewakan akan menjadi alasan utama pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral Inggris akhir Januari mendatang. Tapi penjualan eceran masih ada peluang untuk tumbuh pada kuartal pertama 2020 ini.

Baca Juga:   Dolar AS Memantul Di Titik Support, Menunggu Data Untuk Arah Selanjutnya

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar