Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam: UU AS Tidak Diperlukan dan Telah Merusak Kepercayaan Bisnis Hong Kong

Kericuhan demonstrasi di Hong Kong terus berlarut-larut dan telah mengancam ekonomi Hong Kong jatuh ke jurang resesi. Bahkan pemerintah AS turut mengintervensi dengan mengeluarkan UU terhadap Hong Kong. Sementara itu Pemimpin Hong Kong yaitu Carrie Lam menyampaikan bahwa pemberlakuan UU AS yang mendukung perlindungan HAM bagi para demonstran akan merusak tingkat kepercayaan bisnis di negara tersebut.

Dia mengatakan UU tersebut tidak diperlukan. Sementara itu pemerintah China juga sangat menolak keras pemberlakukan UU tersebut. Karena telah melakukan intervensi masalah pribadi dan melanggar hukum internasional serta asas hubungan luar negeri.

Memang Hong Kong telah bertahan melawan resesi untuk kali pertama selama 10 tahun terakhir. Pemberlakuan UU akan mewajibkan wakil AS untuk melakukan peninjauan status perdagangan khusus. Selain itu juga akan memberikan kewenangan kepada pemerintah AS untuk menjatuhkan sanksi bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran HAM terutama saat demonstrasi di Hong Kong saat ini.

Dampak UU AS Bagi Bisnis Hong Kong

Dilansir dari Reuters, Lam mengatakan bahwa saat ini kepercayaan diri perusahaan-perusahaan telah menurun. Kekhawatiran tersebut berkaitan dengan kemungkinan kebijakan yang diambil pemerintah AS pada waktu-waktu mendatang setelah pemberlakukan UU tersebut. Selain itu dia juga mengatakan bantuan pemerintah untuk mendorong ekonomi untuk keempat kalinya mengalami kegagalan akibat aksi demonstrasi di Hong Kong.

Dalam bantuan sesi keempat tersebut, Lam tidak menyampaikan rincian apa saja langkah yang diambil pemerintah. Sebelumnya pemerintah Hong Kong telah memberikan penawaran bantuan 21 Miliar HK atau setara 2,7 Miliar USD. Bantuan tersebut untuk mendukung ekonomi terutama di bidang transportasi, pariwisata dan juga penjualan eceran.

Pasalnya aksi demonstrasi di Hong Kong telah menghancurkan penjualan eceran anjlok menuju ke level paling rendah. Para wisatawan global juga enggan untuk berkunjung ke Hong Kong akibat demonstrasi yang menakutkan. 

 

Baca Juga:   Mata Uang Asia Lemah Terdampak Suku Bunga Eropa dan AS Serta Ketegangan Perdagangan

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar