PDB Jepang Merosot, Yen Jepang Tetap Mampu Optimis Menghadapi Euro

Saat sesi Asia tadi pagi hari Senin (17/2) Jepang merilis data mengenai produk domestik bruto awal pada kuartal akhir 2019. Data ekonomi Jepang itu dilaporkan mengalami perlambatan yang cukup besar. Data itu membuat Yen Jepang mengalami penjualan yang cukup besar dan membuatnya kesulitan untuk melawan Euro dan hanya bertahan pada level harga 119,00.

Data Terburuk Lima Tahun

Produk domestik bruto jepang mengalami tekanan dalam tahunan sampai -6,3 persen pada hitungan kuartal ke kuartal. Hasil yang mengecewakan itu menjadi catatan ekonomi Jepang paling buruk selama lima tahun terakhir. Dampak data yang mengecewakan adalah penurunan pembelian Yen Jepang yang juga sedang dihadapkan pada kekhawatiran virus Corona.

Namun untungnya walaupun data ekonomi Jepang tersebut sangat mengecewakan, mata uang Yen masih mampu mempertahankan penguatan walaupun kesulitan. Bahkan beberapa saat setelah data, pasangan EURJPY mampu melanjutkan penurunan menuju ke level harga 118,90. Keputusan pembelian Yen Jepang mungkin didasarkan pada ancaman perlambatan karena kenaikan pajak penjualan yang sudah dimulai sejak Oktober tahun lalu.

Saat ini pengeluaran konsumen Jepang sudah masih dalam tekanan dengan penurunan 2,9 persen. Penyebabnya adalah pajak penjualan Jepang yang naik menuju ke 10% dari sebelumnya yang hanya di 8%. Bencana alam seperti Topan Hagibis turut membuat beberapa wilayah Jepang mengalami masa-masa yang sulit.

Dari sisi lain, tampaknya para pembeli Yen Jepang masih cukup kuat karena kekhawatiran wabah virus Corona yang belum banyak perkembangan positif. Meskipun tingkat pertambahan korban dalam harian mengalami perlambatan, kekhawatiran tidak begitu saja hilang. Terlebih lagi ancaman perlambatan ekonomi sangat nyata akan terjadi akibat wabah tersebut. Kabar terbaru mengenai virus Corona akan terus menggerakkan sentimen risiko yang berdampak ke Yen.

 

Baca Juga:   Dolar Australia Tertekan Pasca Penjualan Eceran, AUD/JPY Turun Di Tengah Lonjakan Permintaan Yen

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar