PDB Jepang Melonjak, Namun Rawan Jatuh Pada Tahun 2020 Mendatang

Kemarin Jepang baru saja merilis data mengenai kondisi ekonomi dalam negeri. Ekonomi Jepang dilaporkan mengalami pemulihan lebih baik dari laporan sebelumnya pada hitungan kuartal ketiga. Melalui Kantor Kabinet, menyampaikan bahwa tingkat produk domestik bruto dalam tahunan berada di level 1,8 persen pada kuartal tiga. Hasil itu lebih baik dari laporan sebelumnya yang hanya berada di 0,2 persen.

Produk domestik bruto dalam kuartal mengalami pertumbuhan di level 0,4 persen pada kuartal kedua. Salah satu pendorong ekonomi Jepang untuk mampu memulihkan diri adalah adanya peningkatan permintaan dalam negeri. Sementara itu belanja bisnis tampak tertekan akibat data ekspor yang turun dan perang dagang yang berdampak ke ekonomi global.

Namun perekonomian negeri Sakura masih mampu bangkit dalam hitungan empat kuartal terakhir berturut-turut lebih tinggi dari harapan awal di 0,7 persen. Sayangnya para analis memandang bahwa lonjakan pertumbuhan pada kuartal ketiga masih dibebani oleh risiko kinerja yang memburuk.

Risiko Ke Depan

Perubahan tersebut terjadi ketika ekspor Jepang merosot cukup besar dan produksi pabrik juga merosot pada bulan Oktober. Senior Japang Economist Capital Economics, Marcel Thieliant mengatakan kepada Reuters bahwa walaupun saat ini ekonomi Jepang tumbuh lebih tinggi mendekati kenaikan pajak penjualan mulai Oktober, tapi output pada tahun 2020 mungkin akan mengalami penurunan.

Salah satu penyebab utama lonjakan data PDB Jepang adalah adanya kenaikan 1,8 persen pada investasi bukan residensial dalam hitungan kuartal dari data sebelumnya di 0,9 persen. Ketua economist Norinchukin Research Institute Takeshi Minami mengungkapkan bahwa lonjakan kuat pada investasi bukan manufaktur.

Kondisi terbalik terjadi pada sektor manufaktur, dimana mengalami pelemahan. Sementara itu tingkat konsumsi swasta yang sekaligus berkontribusi pada PDB 60 persen, dilaporkan melonjak 0,5 persen dalam kuartal. Lebih baik dari sebelumnya di 0,4 persen.

 

Baca Juga:   Dolar Australia Menguat Tipis Menerima Keuntungan Dari Kabar Positif Perdagangan AS-China

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar