Pasca Pengumuman Kabinet Baru, Poundsterling Inggris Menguat Melawan Dolar AS

Permintaan beli pada mata uang Poundsterling Inggris menguat terhadap Dolar AS hari Kamis kemarin. Lonjakan permintaan tersebut terjadi setelah PM Boris Johnson mengumumkan terkait dengan perombakan kabinetnya.

Ada beberapa perubahan yang dilakukan oleh PM Boris pada tim pemerintahannya. Menanggapi kondisi ini, para pelaku pasar dan investor menyiapkan diri untuk pengumuman anggaran belanja negara yang bisa sangat tinggi dari harapan awal.

Pada keputusan perombakan susunan tim kabinet pemerintahan, PM Boris mengganti Julian Smith dari Sekretaris Irlandia Utara. Selain itu Geoffrey Cox sebagai Jaksa Agung juga dilepas dari jabatannya tersebut serta penggantian Sajid Javid dari Menteri Keuangan. Dinamika politik Inggris ini membuat Poundsterling Inggris menguat karena langkah pemerintah Inggris akan lebih lancar dari sebelumnya.

Karena memang sebelumnya Menteri Keuangan, Sajid Javid menyampaikan penolakan untuk melakukan stimulus fiskal dengan skala yang besar. Javid juga sempat memberikan komentar yang bersifat memancing emosi dari pembicaraan dagang Inggris dengan Uni Eropa. Saat ini jabatan Menteri Keuangan akan diisi oleh Rishi Sunak yang dianggap mudah diajak membawa Inggris sesuai dengan langkah PM Boris.

Stimulus Fiskal Mendorong Pounds

Pemimpin ahli analisa pasar dari Markets.com mengatakan bahwa banjir fiskal akan segera terjadi dalam waktu dekat. Segala langkah penahan yang sudah diantisipasi Kementerian Keuangan telah dipangkas dengan adanya perombakan tim kabinet pemerintah Inggris.

Awalnya memang Poundsterling melemah karena Sajid Javid memutuskan mengundurkan diri karena menolak perintah dari atasan. Namun pada akhirnya Poundsterling Inggris menguat sangat besar setelah Rishi Sunak ditunjuk untuk menggantikan Sajid Javid.

Memang jika melihat dari kebijakan para pedagang, sentimen risiko akan langsung menguat ketika ada tanda-tanda stimulus fiskal dari suatu negara. Karena dengan kebijakan keuangan tersebut, maka diharapkan akan mendorong perusahaan-perusahaan riil lebih baik dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:   Optimisme Kesepakatan Brexit Mendorong Penguatan Poundsterling Inggris

 

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar