Optimisme Perdagangan Mendorong Saham Asia Hijau Menjelang Penutupan, Fokus Ke Pembaruan Kabar

Perdagangan saham-saham yang ada di kawasan Asia tampak terus memberikan sinyal hijau di hari Jumat ini (11/10). Kondisi saham Asia yang positif ini terjadi bersamaan dengan kabar mengenai perdagangan AS-China yang terus mengalami banyak kemajuan. Penawaran beli terlihat pada Nikkei Jepang yang naik 1 persen sepanjang hari ini. Sementara itu saham lain seperti Kospi Korsel naik 1,14 persen disusul oleh Hang Seng HK yang naik 2 persen.

Sementara itu duo indeks Australia dan New Zealand juga dilaporkan dalam penawaran beli. Untuk Shanghai Composite turut mengalami kenaikan walaupun tidak sebesar saham Asia lain yaitu di 0,10 persen. Secara teknikal indeks tersebut berusaha menembus titik yang lebih tinggi pada pola flag bull dalam grafik skala harian. Jika hal itu telah dikonfirmasi, maka kenaikan akan berlanjut yang bangkit dari titik paling rendahnya di bulan Agustus 2,734.

Pembicaraan AS-China Menjadi Fokus

Saat ini dua belah pihak yang terlibat perang dagang yaitu AS dan China sedang melakukan pembicaraan di Washington. Namun sampai sekarang potensi adanya kesepakatan yang komprehensif tampaknya masih cukup rendah. Harapan utama pasar hanya pada kesepakatan parsial yang bisa mungkin tercapai. Berdasarkan laporan Bloomberg, AS sedang berencana untuk menyetujui perjanjian mata uang dengan China sebagai kesepakatan parsial.

Mengingat hari ini adalah hari terakhir di pekan kedua bulan Oktober, maka saham Asia dan saham global lain bisa mengalami lonjakan pada pembukaan pekan depan. Hal ini terjadi jika memang pembicaraan AS-China berakhir dengan hasil yang bagus. Tapi jika justru dilaporkan mengalami kegagalan, maka akan menyebabkan ekuitas dibuka dengan level yang rendah.

Pasalnya telah ada banyak rencana dari AS untuk menghadapi China dalam perang dagang. 15 Oktober menjadi jadwal AS untuk menaikkan tarif terhadap produk asal China senilai $250 Miliar dari sebelumnya di 25 persen menjadi 30 persen.

Baca Juga:   Dow Anjlok Lebih Dari 100 Poin, Apple Memimpin Penurunan, Wall Street Menunggu FOMC

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar