Menjelang Kenaikan Tarif, Wakil AS-China Terus Melakukan Pembicaraan

Saat ini telah semakin dekat dengan pemberlakuan tarif tambahan atas produk China yang dilakukan oleh pemerintah AS. Menjelang pemberlakuan tersebut, kedua negara yang sedang berselisih dalam perdagangan terus melakukan pembicaraan. Pihak China sendiri sangat mengharapkan akan segera mencapai kesepakatan dagang dengan AS dan kenaikan tarif 15 Desember bisa dibatalkan.

Intensnya pembicaraan kedua negara disampaikan oleh Gao Feng, jubir Kantor Dagang China yang mengatakan bahwa tim bidang ekonomi kedua negara berusaha menjaga komunikasi. Namun Gao memilih tidak memberikan komentar terkait potensi langkah balasan dari pemerintah China jika memang AS jadi memberlakukan tarif tambahan tersebut. Mulai pertengahan bulan ini, produk China senilai $160 Miliar akan dikenakan tarif tambahan.

Menjelang Kenaikan Tarif

Dilansir dari Reuters bahwa Presiden Trump dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan penasihat dagang pemerintah AS mengenai tarif tersebut. Kemudian Trump akan menyampaikan pengumuman apakah tarif jadi diberlakukan atau ditunda. Jika tarif diberlakukan, maka otomatis akan mengguncang pasar ekuitas dan keuangan global. Kesepakatan dagang yang digadang-gadang akan terwujud juga terancam batal.

Memang sebelumnya sejak bulan Oktober kemarin, negosiator kedua negara telah melakukan pembahasan kesepakatan tahap awal. Bahkan pada bulan November dikabarkan kedua pemimpin negara akan menandatangani kesepakatan itu. Sayangnya sampai saat ini kesepakatan dagang tersebut belum juga ada kemajuan menjelang kenaikan tarif 15 Desember.

Tentunya pemerintah China tidak tinggal diam jika memang Washington tetap memberlakukan kenaikan tarif atas produk China. Bulan Agustus kemarin, China telah melakukan aksi balasan atas kenaikan produk mereka dengan memberlakukan tarif tambahan pada produk asal AS seperti kedelai, daging dan juga minyak mentah. Berbagai langkah balasan telah disiapkan oleh pemerintah China jika memang AS tetap menaikkan tarif pada 15 Desember mendatang.

 

Baca Juga:   Sempat Turun Karena Suku Bunga Negatif BoE, GBPUSD Melanjutkan Bias Bearish Karena Risk Off

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar