Mengalami Masalah, Kesepakatan Dagang AS-China Berpeluang Ditunda

Kabar mengenai hubungan dagang antara AS dengan China saat ini dilaporkan bahwa pertemuan kedua negara untuk menandatangani kesepakatan dagang harus ditunda. Hal ini disampaikan oleh seorang pejabat senior dari pemerintahan karena kedua negara belum menentukan syarat dan juga lokasi pertemuan tersebut.

Sementara itu dikabarkan bahwa Presiden Trump akan melakukan kunjungan ke Inggris dalam rapat petinggi NATO awal Desember mendatang. Dari rapat NATO tersebut ada potensi bahwa akan ada pertemuan antara pemimpin AS dan China sebelum di London atau sesudah di London.

Direktur operasi dari UBS yaitu Art Cashin mengatakan bahwa hal itu lebih dalam dari yang diharapkan sebelumnya. Semakin lama kesepakatan dagang ditunda maka ada resiko meledak karena pasar telah menunggu hubungan AS dan China membaik kembali. Terlebih lagi setelah kedua negara sepakat gencatan senjata dan berkomitmen untuk menyelesaikan perang dagang.

Sementara itu Presiden Trump kemarin sempat memberikan tanggapan setelah pertemuan pertengahan bulan in di Chili harus dibatalkan karena alasan masalah dalam negeri Chili. Trump mengatakan akan segera mengumumkan lokasi pertemuan yang baru untuk menandatangani kesepakatan dagang AS dan China.

Beberapa komentar juga turut menyertai kondisi perdagangan AS dan China seperti dari Donald Straszheim, kepala riset dari China Evercore. Dia mengatakan bahwa Xi Jinping tidak akan mau datang ke AS untuk menandatangani kesepakatan dagang, karena rakyat AS tidak memberikan kepercayaan kepada Xi.

Kemunduran Kesepakatan

Beberapa hari ini masalah kesepakatan kembali mengganjal setelah pemerintah China mendesak agar AS menghapus lebih banyak kenaikan tarif yang telah berlaku. Hal ini membuat para pelaku pasar merasa khawatir jika kesepakatan akan mengalami kegagalan.

Lauren Goodwin seorang ekonom dan ahli strategi portofolio multi aset dari New York mengatakan saat ii sentimen perdagangan telah negatif. Menggambarkan bagaimana optimisme kemarin sangat rapuh karena tidak ada tindak lanjut yang kuat dari kedua negara.

 

Baca Juga:   Ekonomi Inggris Terus Melambat, Resiko Hard Brexit Akan Mengancam Perekonomian Masa Depan

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar