Mata Uang Franc Swiss Menjadi Perhatian Pedagang dan Pemerintah AS

Menurut yang diberitakan oleh Reuters, para pelaku pasar dan investor besar mulai akan melakukan penjualan Franc Swiss. Salah satu landasan yang mereka gunakan adalah ekspektasi langkah kebijakan yang akan diambil oleh bank sentral Swiss atau SNB. Bank sentral tampaknya tidak akan tinggal diam melihat Franc Swiss menguat terhadap mata uang utama global. Karena hal itu akan mengganggu proses perdagangan terutama ekspor.

Penguatan yang terjadi pada CHF juga disebabkan oleh rasa khawatir para pedagang terhadap outlook perekonomian kawasan Euro. Val Luu yang berasal dari Russell Investments mengatakan bahwa mereka menilai penurunan pasangan Euro terhadap Franc Swiss sudah terlalu banyak. Bahkan dia juga mengungkapkan akan melakukan pengaturan nilai tukar seperti apa yang disampaikan SNB mengenai peran kebijakan moneter.

Ekspektasi dan kondisi tersebut menyebabkan Franc Swiss menguat karena menjadi incaran para pedagang selain karena sifatnya yang safe haven. Beberapa pihak juga berpendapat bahwa nilai tukar CHF saat ini sudah sangat berlebihan sampai 4%. Sementara itu posisinya terhadap Dolar AS juga dalam keadaan yang cukup mengkhawatirkan.

Jika memang bank sentral Swiss akan bertindak karena Franc Swiss menguat, maka itu akan berdampak sangat besar pada pasar keuangan. Sementara itu di lain sisi, beberapa pedagang juga meyakini bahwa bank sentral akan lepas tangan tidak ikut campur terhadap keadaan CHF saat ini.

Washington Memantau

Berita yang lebih mengejutkan lagi adalah bahwa pemerintah AS akan melakukan pemantauan terhadap mata uang Franc Swiss. Negara pemilik mata uang tersebut diduga melakukan manipulasi mata uang untuk menguntungkan sektor perdagangan.

Jika memang SNB memutuskan mengambil langkah agar Franc Swiss melemah, maka Washington otomatis akan mengambil tindakan keras atas intervensi tersebut. Bahkan kondisi ini akan berpeluang mengirim perdagangan global ke perang dagang selanjutnya.

 

Baca Juga:   Mata Uang Asia Lemah Terdampak Suku Bunga Eropa dan AS Serta Ketegangan Perdagangan

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar