Mata Uang Euro Semakin Merosot Karena Optimisme Perang Dagang, EURUSD Tertahan Di 1,0930

Mata uang Euro hari Selasa (3/9) masih terlihat mengalami penurunan cukup tajam selama pekan ini. Kondisi ini otomatis membuat pasangan mata uang EURUSD terjun lebih dalam dan mencapai level harga paling rendah dalam tahunan di 1,0930. Terlebih lagi saat ini USD sedang mengalami pemulihan sehingga membuat Euro semakin berat untuk pulih.

Pasangan ini mencatat penurunan lebih rendah dalam 7 sesi perdagangan berturut-turut pada hari ini. Walaupun pada akhirnya mampu melakukan konsolidasi setelah mencapai level paling rendah tahun 2019. Hancurnya nilai tukar mata uang Euro pada pasangan ini disebabkan oleh kenaikan pada greenback yang cukup kuat.

Pasalnya Euro merupakan mata uang yang berkorelasi negatif terhadap greenback. Selain itu faktor pelemahan lain juga datang dari imbal hasil obligasi Jerman yang anjlok dan juga rilis data kawasan Eropa yang terus mengecewakan. Kekhawatiran pasar Eropa juga datang dari ketidakpastian Brexit yang semakin mengancam masa depan Inggris. Untuk selanjutnya Euro akan fokus ke data mengenai harga produsen kawasan Euro. Sementara itu dari AS akan ada rilis data mengenai manufaktur ISM yang disusul pidato dari pejabat Fed E. Rosengren.

Fokus Euro

Penurunan tajam EURUSD terjadi ketika adanya tanda-tanda pulihnya hubungan dagang AS dengan China dan nada permintaan USD yang melonjak. Selain itu dilaporkan juga bahwa imbal hasil obligasi Treasury pemerintah AS telah mengalami pemulihan cukup baik. Dari dalam negeri, rilis data yang terus mengecewakan membuat bank sentral Eropa semakin yakin untuk menjalankan stimulus moneter. Keputusan ECB akan disampaikan pada akhir bulan untuk arah terbaru.

Sementara itu dari bidang perpolitikan Eropa, mata uang Euro tampak lebih terpengaruh oleh kekhawatiran mengenai Brexit tanpa kesepakatan. Sementara itu gejolak politik Italia juga telah mengalami penurunan untuk beberapa waktu terakhir.

Baca Juga:   Boris Johnson Terpilih Sebagai Perdana Menteri Inggris, Awal Baru Tantangan Baru

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar