Masalah Hong Kong Menjadi Masalah Baru dan Mengganggu Kesepakatan Dagang AS-China

Saat ini harapan pasar untuk adanya pembicaraan kesepakatan dagang tahap awal antara AS dan China semakin merosot. Faktor utama hilangnya harapan adalah setelah Presiden Trump memberikan tanda tangan pada UU terhadap Hong Kong yang mengganggu kedaulatan China. Bahkan Trump juga mengakui bahwa dengan berlakunya UU tersebut maka pembicaraan dagang dengan China tidak akan mudah. Namun dia yakin China masih ingin terjadi kesepakatan.

Sementara itu beberapa pejabat pemerintahan AS mengungkapkan bahwa kesepakatan masih bisa saja terjadi pada tahun 2019 ini. Pasar sendiri sangat mengharapkan pemimpin kedua negara menandatangani kesepakatan dagang tersebut. Karena perekonomian dunia sangat tertekan dengan adanya pemberlakuan tarif tambahan dari kedua negara.

Dalam kesempatan pidato saat acara NATO di Inggris, Trump mengatakan China memang ingin mencapai kesepakatan dan akan terus melihat apa yang terjadi. Sebelumnya memang Presiden Xi telah menyampaikan bahwa ingin mencapai kesepakatan dengan AS. Sayangnya hubungan politik kedua negara telah menyebabkan kesepakatan tersebut terancam mengalami penundaan atau bahkan kegagalan.

Masalah Hong Kong Membebani Kesepakatan

Saat ini masalah yang membebani kesepakatan dagang adalah pemberlakuan UU AS terhadap Hong Kong. Sementara itu sebelumnya AS sangat menolak tindakan kekerasan terhadap kaum muslim di Uighur dan dinilai melanggar HAM. UU AS sendiri saat ini memberikan perlindungan HAM kepada para demonstran yang terus menerima kekerasan dari polisi Hong Kong.

Menanggapi pemberlakuan UU tersebut, pemerintah China mengambil langkah dengan memblokir izin kapal militer dan pesawat AS menuju ke Hong Kong. Selain itu juga menjatuhkan sanksi kepada organisasi bukan pemerintahan asal AS. Axios melaporkan bahwa Hong Kong saat ini telah menghentikan perjanjian dagang dengan pemerintah AS. Beberapa langkah lanjutan akan terus dilakukan China sebagai respon penolakan intervensi dari AS. 

 

Baca Juga:   Dolar Australia Terhadap USD Dekat Titik Terendah Tahunan Setelah Pidato RBA

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar