Masa Depan Poundsterling Inggris Berada Pada Hasil Akhir Brexit

Poundsterling Inggris telah mengalami pelemahan cukup besar sejak jabatan Perdana Menteri secara resmi dipegang oleh Boris Johnson. Hal ini terjadi karena selama masa kampanye PM Boris terus menegaskan mengenai keputusannya untuk mengeluarkan Inggris dengan hasil apapun termasuk hard Brexit.

Namun kabar terbaru dari The Times mengatakan bahwa anggota parlemen saat ini sedang menyusun rencana untuk menekan PM Boris. Parlemen akan meminta PM Boris untuk mengajukan permohonan mengenai perpanjangan deadline Brexit kepada Uni Eropa. Pasalnya deadline Brexit sebelumnya semakin dekat yaitu pada akhir bulan Oktober dan dengan kesepakatan yang belum ada sama sekali.

Langkah yang akan ditempuh parlemen Inggris adalah dengan mengajukan mosi tidak percaya terhadap PM Boris dan untuk menjatuhkan pemerintahan Boris Johnson. Setelah langkah ini terwujud, parlemen menahan diri untuk pembentukan kabinet baru. Tapi dengan merancang sebuah aturan yang isinya memerintahkan kepada pemerintah Inggris agar mengajukan perpanjangan deadline Brexit kepada Uni Eropa sebelum dilakukan Pemilihan Umum.

Menurut analis valas MUFG, Fritz Louw bahwa ada potensi kebangkitan Poundsterling Inggris dari lembah pada saat akhir pekan mendatang. Namun pakar yang berasal dari Institute for Goverment memberikan pandangan bahwa saat ini Parlemen sudah tidak memiliki jalan untuk mencegah terjadinya Brexit tanpa kesepakatan dengan Uni Eropa.

Ada beberapa alasan mengapa langkah Parlemen yang berpotensi mengangkat kembali Poundsterling Inggris tidak mungkin terwujud. Pertama adalah kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa tidak mungkin tercapai sebelum deadline Brexit yaitu pada 31 Oktober mendatang. Kedua Parlemen saat ini hanya bisa menyampaikan penolakan hard Brexit, bahkan mosi tidak percaya tidak akan bisa mencegah terjadinya hard Brexit. Jalan yang akan menghentikan hard Brexit adalah referendum kedua. Namun hal ini juga ada campur tangan pemerintah Inggris.

Baca Juga:   Nilai Tukar Poundsterling Inggris Hancur Terhadap Mata Uang Utama

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar