Langkah Fed Untuk Menghadapi Kondisi Ekonomi AS Yang Tidak Pasti

Bank sentral AS dikabarkan akan melakukan langkah pembelian pada Treasury Bills yang memiliki nilai $60 Miliar per bulannya. Langkah ini dilakukan untuk menjada ekonomi AS dan memastikan bahwa tingkat cadangan pada sistem perbankkan tercukupi. Bank sentral AS menegaskan bahwa program ini bukan merupakan perubahan kebijakan moneter AS. Dilansir Reuters langkah ini merupakan usaha mengimbangi masalah pasar uang dan suku bunga AS saat ini.

Bank sentral juga mengatakan bahwa rencana ekonomi AS ini secara teknis akan dilakukan paling tidak sampai kuartal II tahun 2020 mendatang. Selain itu Fed juga mengatakan akan terus memberikan stimulus uang tunai ke overnight lending sampai dengan bulan Januari 2020 mendatang dengan memberi tawaran operasi dalam harian di pasar repo.

Sementara itu untuk pembelian Treasury dalam bulanan, nilainya akan disesuaikan setelah Fed terus introspeksi  mengenai kebutuhkan likuiditas yang dibutuhkan pada sistem perbankkan AS. Fed sendiri akan melakukan penawaran operasi repo dalam harian pada 15 September 2019 stelah bunga repo mengalami lonjakan menuju ke 10 persen dari sebelumnya di 2,25 persen.

Operasi dalam harian tersebut bertujuan untuk tetap menjaga bahwa cadangan tetap tersedia untuk mengantisipasi permintaan yang melonjak. Kabar ini menyebabkan pasar berspekulasi bahwa bank sentral akan berusaha membuat suku bunga jangka pendek stabil.

Langkah Fed Bukan QE

Kondisi ekonomi AS saat ini memang terus membuat Fed kebingungan dengan kebijakan moneternya. Bahkan sudah beberapa kali Presiden Trump mengkritik kebijakan Fed yang tidak sesuai dengan harapannya. Sementara itu untuk operasi pasar kali ini, menurut Fed bukan merupakan tanggapan atas kritikan dari Presiden Trump.

Pembelian pada surat berharga berbeda dengan pembelian Treasury, dimana pembelian surat berharga memiliki jaminan hipotek dari Fed. Pembelian Treasury sendiri sangat identik dengan pelonggaran non konvensional untuk bisa menekan tingkat suku bunga.

Baca Juga:   Saham Asia Bergerak Mundur Walau Perdagangan Cukup Optimis

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar