Lagi: Trump Desak The Fed Babat Rate Sampai Nol

Presiden AS Donald Trump kembali mendesak The Fed untuk memangkas habis suku bunganya hingga nol, atau hingga ke level negatif. Menurutnya, semua bank sentral di negara lain sudah menjalankan kebijakan moneter semacam itu, tinggal Amerika saja yang belum.

Komentar Trump ini muncul jelang kebijakan pengumuman moneter ECB, yang diperkirakan kuat akan memangkas suku bunganya secara agresif ke level negatif besok.

Dalam serangkaian kicauan di akun Twitternya, Trump mengatakan,”The Fed semestinya menurunkan suku bunga kita ke nol, atau kurang dari nol. Kitapun seharusnya segera kembali menata utang kita. … AS seharusnya selalu menawarkan suku bunga yang paling rendah.”

trumpfed

Kritik Trump pada bank sentral AS ini sudah seringkali ia sampaikan. Tak tanggung-tanggung, ia pun kerap menuding bahwa Jerome Powell, sang Ketua The Fed, adalah biang keladi dari semua kebijakan The Fed yang bertentangan dengan pemerintahannya.

“Ini cuma akibat dari ke-naif-an Jay Powell sehingga Federal Reserve tidak mengizinkan kita untuk melakukan apa yang sudah negara-negara lain lakukan.” keluh Trump, sembari menjuluki Powell sebagai orang yang keras kepala.

Padahal, Trump sendirilah yang mengangkat pengganti Janet Yellen tersebut sebagai Ketua Bank Sentral AS pada tahun 2017 lalu.

The Fed Dan Ide Suku Bunga Negatif

Terlepas dari komentar Trump, minggu depan The Fed akan kembali menggelar rapat FOMC pada tanggal 18 September. Pasar mengekspektasikan Powell dan rekan-rekannya akan kembali memotong suku bunga, meski tidak akan seagresif permintaan Trump.

Para pejabat The Fed mengesampingkan gagasan untuk memangkas suku bunga hingga ke bawah nol, karena selain sangat bernuansa politis, juga karena risikonya tidak sebanding dengan manfaat yang didapat. Menurut mereka, kebijakan pelonggaran moneter ekstrim tersebut hanya diperlukan saat kondisi ekonomi sangat lemah. Sedangkan, ekonomi AS saat ini justru yang terkuat di dunia.

Baca Juga:   Saham Produsen Mobil Asia Jatuh Karena As Mengumumkan Tarif Di Meksiko

Kuatnya Outlook ekonomi AS sudah disampaikan oleh Powell dalam pidatonya di Zurich minggu lalu. Menurut Powell, meski suku bunga harus diturunkan, tetapi ekonomi AS saat ini masih berada dalam bentuk yang bagus jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

Tinggalkan sebuah Komentar