Lagarde IMF Dan Draghi ECB Memperingatkan Terhadap Perkembangan Yang Meresahkan Dalam Perang Perdagangan

Dua pemimpin ekonomi paling berpengaruh di dunia telah memperingatkan bahwa]

“Ada perkembangan yang mengganggu yang timbul dari peningkatan hambatan perdagangan dan tarif”.

Perang Perdagangan Dapat Menyebabkan Efek Domino Yang Buruk

Mario Draghi, presiden Bank Sentral Eropa (ECB) dan Christine Lagarde, direktur pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa :

“Sengketa perdagangan global antara AS dan China serta sengketa yang mengancam dengan Eropa dan industri lainnya. Itu dapat menyebabkan efek domino yang buruk untuk semua dan bisa menjadi lebih buruk”.

Berbicara pada konferensi ECB ke-8 yang berfokus pada negara-negara Eropa tengah, timur dan tenggara (CESEE) pada hari Rabu, Lagarde dari IMF mengatakan,

“Kami bertemu pada saat ketika dukungan untuk kerja sama global dan solusi multilateral semakin berkurang”.

“Pertumbuhan global telah ditundukkan selama lebih dari enam tahun. Ekonomi terbesar di dunia memasang, atau mengancam akan memasang, hambatan perdagangan baru. Dan ini mungkin awal dari sesuatu yang lain, yang mungkin mempengaruhi kita semua dengan cara yang lebih luas, ”katanya.

“Perkembangan yang meresahkan ini akan menciptakan efek buruk bagi semua orang. Tetapi, tentu saja itu untuk model pertumbuhan CESEE, model yang mengandalkan keterbukaan dan integrasi,” katanya memperingatkan.

Tindakan Pembatasan Perdagangan

Lagarde dan Draghi, yang memberikan sambutan pada konferensi tersebut, mengatakan :

“Ancaman tarif impor AS (di Eropa) berarti bahwa beberapa negara Eropa yang merupakan pusat produksi mobil Eropa,  Republik Ceko, Slovakia, Polandia dan Rumania, bisa sangat rentan”..

Draghi mengatakan kepada hadirin di Frankfurt :

“Perdagangan global telah menghadapi efek buruk dalam beberapa tahun terakhir. Itu karena langkah-langkah pembatasan perdagangan telah melampaui langkah-langkah liberalisasi”.

“Model bisnis Eropa tengah dan timur telah menjadi rentan terhadap guncangan terhadap perdagangan internasional dan kondisi keuangan,” kata Draghi. Ia mencatat bahwa di beberapa negara CEESE ekspor kendaraan mewakili hampir 30% dari total ekspor manufaktur. Itu membuat mereka lebih rentan terhadap ancaman Presiden AS Trump. Ia akan meningkatkan tarif pada mobil dan suku cadang mobil Eropa. Agustus lalu, Trump mengancam akan mengenakan pajak 25% untuk semua impor mobil UE tetapi belum menerapkan langkah tersebut.

Baca Juga:   Indeks Dolar AS Tetap Stabil Di 98,30 Menunggu Data, ECB dan FOMC

 

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar