Klaim Pengangguran Dalam Pekan Di AS Mulai Mengalami Perbaikan

Kemarin data ekonomi AS dilaporkan dengan hasil yang sangat positif di tengah pandemi yang belum mereda. Data mengenai klaim pengangguran awal dilaporkan mengalami penurunan lebih rendah dari yang diprediksi sebelumnya. Salah satu penyebab penurunan pengangguran adalah dimulainya aktivitas bisnis dan produksi walaupun ada lonjakan kasus signifikan di AS.

Pengangguran Lebih Rendah

Klaim tunjangan untuk pekan berakhir 4 Juli berada di 1,314 juta lebih rendah dari prediksi awal yang berada di 1,39 juta. Sehingga bisa terlihat ada penurunan sampai 99 ribu pengangguran yang bekerja kembali dibandingkan pada pekan lalu. Dengan tingkat pengangguran yang terus membaik, maka diharapkan akan mampu membantu ekonomi AS untuk bangkit dari perlambatan pertumbuhan yang sangat mengkhawatirkan.

Mengingat AS adalah ekonomi terbesar di dunia dan memberikan pengaruh yang signifikan pada ekonomi global. Pemulihan perekonomian AS sangat diharapkan akan segera terjadi. Dengan adanya pemulihan tingkat pengangguran yang lebih rendah akan berdampak juga ke data Non-Farm Payrolls yang bisa berkembang lebih tinggi lagi.

Data dalam dua bulan terakhir ada pertumbuhan sampai 7,5 juta karena pengangguran di AS mengalami penurunan dari puncak di 14,7% menuju ke 11,1%. Tapi perlu diingat bahwa saat ini pasar pekerjaan di AS masih belum mampu masuk ke masa-masa yang stabil. Beberapa ahli ekonomi memprediksi bahwa untuk bulan Juni 2020 ada pertumbuhan NFP sampai 4,8 juta dan menjadi tanda besar bahwa ada perekrutan yang masif.

Sementara itu United Airlines mengatakan ada 36 ribu pekerja yang terancam mengalami PHK. Pasalnya industri bisnis penerbangan dalam masa-masa berjuang sangat ketat. Karena mengalami kerugian sangat besar setelah kebijakan lockdown kemarin. Di tengah gelombang kedua pandemi saat ini, kebijakan lockdown sangat diusahakan tidak akan diambil lagi. Karena berdampak lebih buruk bagi ekonomi AS.

 

Baca Juga:   BoJ Mempertahankan Suku Bunga, Tapi Bantuan Keuangan UMKM Naik Menjadi 110 Triliun Yen

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar