Kesepakatan Dagang AS-China Tahap Awal Semakin Di Depan Mata

Saat ini pemerintah China sangat mengharapkan akan ada kesepakatan perdagangan parsial yang terjadi dengan Amerika Serikat. Selain itu juga mengharapkan kedua negara akan memberikan kemajuan-kemajuan mengenai tarif barang yang sebelumnya membuat hubungan perang dagang memanas.

Sementara itu Menteri Dagang China, Gao Feng mengatakan  bahwa dengan adanya kesepakatan bertahap maka akan bisa membantu memulihkan tingkat kepercayaan pasar dan juga memangkas ketidakpastian perdagangan. Presiden Trump sendiri menyampaikan mengenai kesepakatan parsial tahap awal yang akan mengakhiri perang dagang kedua negara dan kenaikan tarif produk China akan ditangguhkan.

Namun sayangnya para pejabat dari kedua negara berpendapat masih ada banyak hal yang harus dilakukan sebelum terjadinya kesepakatan. Menteri Keuangan AS yaitu Steve Mnuchin mengatakan bahwa tim negosiasi kedua pihak saat ini terus berusaha untuk membuat rancangan kesepakatan dagang untuk tahap awal. Sehingga bisa segera ditandatangani oleh pemimpin kedua negara pada bulan November mendatang.

Mnuchin juga mengungkapkan bahwa belum ada undangan dari pemerintah China untuk melakukan pertemuan kembali dalam pembahasan kesepakatan perang dagang. Dia mengatakan kepada Reuters hal tersebut tidak diartikan mereka tidak akan berangkat. Sementara itu tim negosiasi akan berkunjung ke China untuk membahas rencana pertemuan lanjutan jika memang dibutuhkan.

Menteri Keuangan, Mnuchin dan Wakil Dagang AS yaitu Robert Lighthizer berencana akan melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon pada pekan dengan dengan Liu. Kemungkinan mereka akan melakukan pertemuan di Chili sebelum terjadinya pertemuan antara Trump dengan Xi pertengahan bulan depan saat momen KTT Ekonomi Asia-Pasifik.

Mnuchin menjelaskan kesepakatan perang dagang tahap awal yang terjadi meliputi masalah yang cukup luas mengenai perlindungan hak kekayaan intelektual. Selain itu juga masalah transfer teknologi yang akan dibicarakan saat pertemuan kesepakatan tahap kedua dan pembicaraan masalah layanan non finansial.

Baca Juga:   Hubungan AS dengan China dan Uni Eropa Terancam Panas Pasca Pidato Perdagangan Trump

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar