Kepercayaan Konsumen Aussie Anjlok Di Saat Bencana Kebakaran Hutan Melanda

Pada hari Rabu kemarin (22/1), telah rilis data ekonomi Australia mengenai tingkat sentimen konsumen versi dari Westpac. Saat sesi Asia berlangsung, Kantor Statistika Aussie menyampaikan bahwa sentimen konsumen mengalami penurunan sampai 1,8 persen menuju ke 93,4 pada hitungan bulan Januari ini.

Dengan hasil yang mengecewakan ini maka semakin memperpanjang catatan negatif sentimen konsumen dari bulan sebelumnya. Pada laporan lalu juga dilaporkan mengalami penurunan 1,9 persen dari level 97 menuju ke level 95,1. Hasil data yang mengecewakan memberikan indikasi bahwa ekonomi Australia masih mengalami perlambatan di bulan awal tahun 2020 ini.

Lebih rinci lagi, cabang keyakinan konsumen dalam jangka pendek dalam 12 bulan mendatang merosot 5,4 persen. Sementara itu untuk kepercayaan konsumen dalam jangka panjang 5 tahun ke depan juga merosot 3,7 persen. Tingkat sentimen konsumen terus mengalami penurunan lebih dalam dan mulai berdampak negatif ke tingkat belanja konsumen.

Ahli analisa dari Westpac mengenai penurunan belanja konsumen, mengecualikan hasil data penjualan eceran pada bulan November yang melonjak. Pasalnya data itu mendapatkan dukungan yang sangat baik dari acara Black Friday dimana produsen memberikan potongan besar dan meningkatkan penjualan.

Tantangan Ekonomi Aussie

Saat ini ekonomi Australia memang sedang mendapatkan tantangan yang cukup berat. Di tengah perlambatan ekonomi yang terus membebani, Australia harus menghadapi bencana kebakaran hutan yang dilaporkan sudah membakar sampai 10 juta hektar lahan. Ahli analisa dari Westpac melihat tingkat kepercayaan konsumen yang turun juga disebabkan oleh bencana kebakaran hutan tersebut.

Namun secara luas ekonomi Australia walaupun mengalami perlambatan masih cukup kokoh. Pasalnya sentimen konsumen hanya turun 1,8 persen ketika kebakaran hutan melanda sampai sangat parah. Hasil itu masih lebih baik daripada sentimen konsumen yang anjlok sampai 5,8 persen karena bencana banjir bandang yang melanda Queensland tahun 2011.

Baca Juga:   Tarif AS Dapat Memotong Pertumbuhan PDB China Sebesar 0.3 Poin Persentase

 

 

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar