Kenaikan Inflasi Konsumen Gagal Membawa Dolar Australia Menguat Terhadap Yen, Tertekan Data NAB

Pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Yen gagal mendaki lebih tinggi setelah rilis data China yang optimis. Tadi pagi China merilis data inflasi harga yang mengalami kenaikan, namun AUDJPY tetap turun menuju ke level harga 73,70 saat sesi Asia masih berlangsung di hari Selasa (10/9).

Inflasi yang membuat Dolar Australia bergerak diwakili oleh data mengenai indeks harga produsen dan konsumen disampaikan selama bulan Agustus. Data tersebut menampilkan harga konsumen naik menuju ke 2,8 persen dari sebelumnya di 2,6 persen dalam tahun ke tahun. Sementara itu untuk bulan ke bulan juga disampaikan lebih baik dari prediksi menuju ke 0,7 persen. Namun harga produsen mengalami penurunan dari sebelumnya di -0,9 persen menuju ke -0,8 persen.

Dolar Australia juga menerima tekanan bearish setelah data mengenai tingkat kepercayaan bisnis yang disampaikan oleh National Australia Bank lemah. Data tersebut disampaikan dengan hasil angka 1 dari sebelumnya di angka 4 dan kondisi bisnis menuju ke angka 2 selama bulan Agustus.

Perdagangan AS-China

Dari sisi perdagangan global, pasar sempat dalam suasana yang optimis setelah Presiden Trump menyampaikan komentar terbarunya. Dia mengatakan bahwa akan ada pertemuan dengan China pada pekan depan sebelum dilakukannya negosiasi puncak pada bulan Oktober mendatang. Sementara itu Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin menyampaikan akan melakukan pembahasan masalah mata uang saat pertemuannya dengan wakil China nanti.

Sementara itu sisi risiko lain juga terlihat sedang mengalami perbaikan. Dikabarkan bahwa Korea Utara telah melakukan uji coba dengan menembakkan dua buah proyektil. Keputusan uji coba tersebut dilakukan setelah menyatakan siap melakukan pembicaraan dengan AS. Sementara itu AS juga dikabarkan siap memberi sanksi kepada Turki karena membeli pesawat kepada Rusia. Dolar Australia akan tetap fokus ke kabar perdagangan global karena minimnya rilis berita dalam negeri.

Baca Juga:   Dolar AS Melonjak Karena Optimisme Perang Dagang

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar