Karakteristik Pair: EURUSD, GBPUSD, AUDUSD, USDCHF dan USDJPY

Trader bisa memperjualbelikan berbagai jenis mata uang dalam perdagangan forex. Diantaranya yang paling populer ada lima pasangan mata uang (pair), yaitu EURUSD, GBPUSD, AUDUSD, USDCHF, dan USDJPY. Namun, jangan berpikir kalau Anda bisa menerapkan strategi yang sama bagi semua pasangan mata uang, karena masing-masing pair memiliki karakter berbeda-beda.

Sebagai contoh, fluktuasi harga harian pada pair USDCHF biasanya sangat rendah. Akibatnya, jika Anda pasang target profit hingga 100 pips, maka itu kemungkinan takkan tercapai dalam satu hari. Konsekuensinya, Anda boleh jadi harus membiarkan posisi floating beberapa hari demi mencapai target tersebut. Dan itupun hanya akan tercapai jika tren tidak berbalik ke arah yang berlawanan dengan perkiraan Anda.

Sebaliknya, fluktuasi harga harian pada pair EURUSD atau GBPUSD cukup tinggi, sehingga target profit 100 pips kemungkinan besar bisa diraup dalam sehari dengan mudah. Asalkan arah tren harga sesuai dengan hasil analisis Anda.

Dari kedua contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan analisis yang mumpuni saja tidak menjamin kesuksesan suatu posisi trading. Trader perlu mengentahui karakter pair juga. Dengan mengenal karakter masing-masing pair, trader dapat merencanakan posisi trading dengan lebih rapi, sehingga probabilitas sukses bisa meningkat. Nah, artikel ini akan membantu Anda memahami karakteristik masing-masing pair paling populer di kalangan trader forex.

karakteristik pair mata uang forex EURUSD, GBPUSD, AUDUSD, USDJPY dan USDCHF

Pair EURUSD

Fluktuasi Harga Harian: 75-150 pips

Jam Trading Paling Volatile: sesi Eropa hingga overlap sesi Amerika (14:00-22:00 WIB)

Berita Berpengaruh Paling Besar: Nonfarm Payroll (NFP), Produk Domestik Bruto (PDB), perubahan suku bunga (Interest Rate Statements), pengumuman kebijakan Federal Reserve, pengumuman kebijakan European Central Bank (ECB), pidato pejabat bank sentral, Consumer Price Index (CPI), Producer Price Index (PPI), US Retail Sales (Penjualan Eceran AS), US Core Durable Goods Orders, dan Purchasing Managers’ Index (PMI).

Baca Juga:   Top 6 Tips untuk Sukses Bisnis Forex Trading

Keterangan:

Pair EURUSD adalah pair terlaris di pasar forex yang mewakili dua perekonomian terbesar di dunia. Karenanya, likuiditasnya hampir selalu tinggi setiap hari, sedangkan volatilitasnya relatif sedang. Jika ada rilis berita penting dari kedua wilayah, maka efeknya bisa merembet ke pair-pair lain pula. Meski demikian, apabila bank-bank Amerika Serikat atau bank-bank Eropa sedang mengalami libur nasional, maka perdagangan cenderung sepi dan fluktuasi harga bakal menurun drastis. Fenomena ini dapat dilihat saat sekitar perayaan Natal hingga Tahun Baru.

Pair GBPUSD

Fluktuasi Harga Harian: 100-300 pips

Jam Trading Paling Volatile: sesi Eropa hingga overlap sesi Amerika (14:00-22:00 WIB)

Berita Berpengaruh Paling Besar: Nonfarm Payroll (NFP), Produk Domestik Bruto (PDB), perubahan suku bunga (Interest Rate Statements), pengumuman kebijakan Federal Reserve, pengumuman kebijakan Bank of England (BoE), pidato pejabat bank sentral, Consumer Price Index (CPI), Producer Price Index (PPI), US Retail Sales (Penjualan Eceran AS), UK Retail Sales (Penjualan Eceran Inggris), UK Claimant Count Change (Klaim Pengangguran Bulanan Inggris), US Core Durable Goods Orders, dan Purchasing Managers’ Index (PMI).

Keterangan:

Sejak abad pertengahan, kota London telah menjadi pusat keuangan dunia. Pasca Perang Dunia II, kota New York muncul sebagai pusat keuangan baru yang eksis secara berdampingan dengan London. Oleh karena itu, volume trading antara London dan New York amat tinggi. Bahkan, volatilitas GBPUSD bisa lebih tinggi dibandingkan EURUSD. Terlepas dari itu, posisi Inggris dalam perekonomian global makin berkurang dari waktu ke waktu. Akibatnya, berita ekonomi Inggris biasanya jarang mempengaruhi pair forex selain GBPUSD dan cross GBP (EURGBP, GBPJPY, dll). Namun, efek berita itu sendiri bisa mengakibatkan perubahan yang sangat tinggi pada pair GBPUSD dan cross GBP dalam tempo amat singkat.

Baca Juga:   3 Cara Singkat Memahami Analisis Fundamental Forex (Part II)

karakter pasangan mata uang pasar forex

Pair AUDUSD

Fluktuasi Harga Harian: 50-100 pips

Jam Trading Paling Volatile: sesi Asia hingga overlap sesi Eropa (06:00-16:00 WIB) dan overlap sesi Eropa-Amerika (20:00-22:00 WIB)

Berita Berpengaruh Paling Besar: Nonfarm Payroll (NFP), Produk Domestik Bruto (PDB), perubahan suku bunga (Interest Rate Statements), pengumuman kebijakan Federal Reserve, pengumuman kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA), pidato pejabat bank sentral, Consumer Price Index (CPI), Producer Price Index (PPI), US Retail Sales (Penjualan Eceran AS), US Core Durable Goods Orders, Tingkat Pengangguran Australia, Neraca Perdagangan Australia, PDB China, dan Neraca Perdagangan China.

Keterangan:

Australia merupakan salah satu pusat keuangan di kawasan Asia-Pasifik dan memiliki hubungan dagang sangat erat dengan Republik Rakyat China. Oleh karenanya, berita ekonomi penting dari China dapat mempengaruhi pasangan AUDUSD. Bahkan, AUDUSD sering pula disebut-sebut sebagai mata uang proxy China di pasar forex, karena mata uang Yuan tak bisa diperdagangkan secara bebas (China menerapkan sistem nilai tukar mengambang terkendali). Di samping itu, fluktuasi harga komoditas seperti Minyak Bumi, Bijih Besi, Batu Bara, dan Emas, bisa memengaruhi pergerakan AUDUSD.

Pair USDJPY

Fluktuasi Harga Harian: 100-150 pips

Jam Trading Paling Volatile: sesi Asia hingga overlap sesi Eropa (08:00-16:00 WIB) dan overlap sesi Eropa-Amerika (20:00-22:00 WIB)

Berita Berpengaruh Paling Besar: Nonfarm Payroll (NFP), Produk Domestik Bruto (PDB), perubahan suku bunga (Interest Rate Statements), pengumuman kebijakan Federal Reserve, pengumuman kebijakan Bank of Japan (BoJ), dan pidato pejabat bank sentral.

Keterangan:

Sebagaimana Franc Swiss, Yen Jepang juga berfungsi ganda sebagai salah satu mata uang Safe Haven yang diminati investor saat terjadi gejolak dalam sistem keuangan global. Di sisi lain, bank sentral Jepang tidak suka kalau mata uangnya menguat, karena dianggap dapat memperburuk daya saing produk Jepang di pasar internasional. Oleh karenanya, BoJ sering meluncurkan kebijakan ataupun melontarkan komentar yang ditujukan untuk mendepresiasi mata uangnya sendiri. Trader harus memperhatikan faktor-faktor ini juga saat trading forex.

Baca Juga:   Apa itu Bappebti dan Apa Fungsinya ?

Pair USDCHF

Fluktuasi Harga Harian: 50-100 pips

Jam Trading Paling Volatile: sesi Eropa hingga overlap sesi Amerika (14:00-22:00 WIB)

Berita Berpengaruh Paling Besar: Nonfarm Payroll (NFP), Produk Domestik Bruto (PDB), perubahan suku bunga (Interest Rate Statements), pengumuman kebijakan Federal Reserve, pengumuman kebijakan Swiss National Bank (SNB), dan pidato pejabat bank sentral.

karakteristik pair USDCHF

Keterangan:

Pergerakan harga pada pair USDCHF terbilang sangat lambat jika dibandingkan dengan berbagai pair mayor lainnya. Namun, pergolakan besar bisa muncul secara mendadak karena pernyataan pejabat bank sentral atau suatu event geopolitik yang di luar dugaan. Penyebabny, Franc Swiss berfungsi ganda sebagai mata uang Safe Haven yang dicari oleh investor global saat terjadi gonjang-ganjing dalam sistem keuangan dunia. Jaminan keamanan yang diberikan oleh perbankan Swiss sudah sangat terkenal, sehingga dana-dana yang masuk dari mancanegara bisa langsung melonjakkan nilai CHF dalam situasi krisis. Sebaliknya, SNB tak suka kalau kurs Franc menguat, sehingga mereka sering melakukan intervensi yang berbalik menekan nilai CHF. Inilah mengapa volatilitas USDCHF amat terbatas.

Tinggalkan sebuah Komentar