Inflasi Konsumen Inti Jepang Naik, Namun Masih Jauh Dari Target Bank Sentral Jepang

Tingkat perekonomian Jepang dalam beberapa tahun mengalami perlambatan yang cukup mengkhawatirkan. Bahkan bank sentral Jepang telah memberlakukan suku bunga dengan level negatif sampai waktu yang tidak ditentukan. Sementara itu data ekonomi Jepang terbaru disampaikan oleh Kantor Statistika dengan hasil tingkat inflasi konsumen inti pada bulan Desember naik 0,7 persen.

Data dalam tahunan ini lebih baik dari laporan data sebelumnya dan sesuai dengan harapan para pedagang. Namun jika data CPI inti tanpa energi dan bahan makanan yang segar, maka data inflasi bisa naik ke 0,9 persen. Lebih tinggi dari laporan data sebelumnya yaitu di 0,8 persen.

Data mengenai inflasi konsumen keseluruhan Jepang naik 0,8 persen pada bulan Desember. Hasil yang lebih tinggi dari laporan data sebelumnya di 0,5 persen. Data ekonomi Jepang yang mulai tumbuh ini mungkin merupakan hasil dari pemberlakukan pajak penjualan yang lebih tinggi mulai bulan Oktober 2019 lalu.

Secara umum dengan keputusan kenaikan pajak penjualan, maka otomatis akan menyebabkan harga di konsumen akan meningkat dan mampu menggerakkan tingkat inflasi Jepang. Namun sayangnya rilis data ekonomi Jepang mengenai inflasi konsumen inti masih cukup jauh dari harapan BoJ yang berada di 2 persen.

Suku Bunga Negatif

Kondisi ekonomi yang belum memperlihatkan tanda-tanda pemulihan, memaksa bank sentral Jepang untuk tetap mempertahankan kebijakan suku bunga negatif pada pertemuan pekan lalu. Salah satu alasan utama BoJ adalah tingkat inflasi yang masih sangat jauh dari yang ditargetkan oleh BoJ karena ketidakpastian ekonomi global.

Sementara itu beberapa ahli analisa menyampaikan prediksi bahwa ekonomi Jepang pada kuartal empat tahun 2019 akan mengalami perlambatan. Alasannya adalah pemberlakukan pajak penjualan yang tinggi akan menyebabkan pengeluaran konsumen merosot. Padahal itu yang menjadi sumber PDB utama dari Jepang.

 

Baca Juga:   Anggaran Trump akan memproyeksikan pertumbuhan PDB 3% selama beberapa tahun ke depan

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar